Wamendikdasmen: Sinergi Lintas Sektor Perkuat Misi Presiden Prabowo dalam Program Sekolah Rakyat

Senin, 01/06/2026 - 17:49
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq

Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq

Klikwarta.com, Lebak, Banten, 1 Juni 2026 – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan kerja ke Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten dan berdialog langsung dengan siswa serta tenaga kependidikan Sekolah Rakyat (SR) SMA 34 Lebak. Dalam pertemuan tersebut, Wamendikdasmen menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memastikan keberlanjutan dan kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Wamen Fajar, Sekolah Rakyat merupakan salah satu Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan bermutu, setara, dan bertujuan membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ia menegaskan bahwa pendidikan menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi, Minggu (31/5). 

“Pendidikan adalah jalan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Melalui Sekolah Rakyat, negara hadir untuk memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak agar dapat meraih cita-citanya,” ujar Fajar.

Kepala Sekolah Rakyat SMA 34 Lebak, Candra Lestiantara Budiharja, menyampaikan bahwa sekolah yang dipimpinnya saat ini membina 100 siswa yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lebak. Sebagian besar peserta didik berasal dari keluarga dalam kelompok ekonomi desil satu dan sebelumnya menghadapi berbagai keterbatasan dalam mengakses pendidikan.

Candra juga menyampaikan bahwa SR SMA 34 Lebak berhasil meraih predikat tata kelola terbaik kedua secara nasional di antara Sekolah Rakyat yang ada di Indonesia. Capaian tersebut diperoleh berkat dukungan berbagai pihak, termasuk UPT Kemendikdasmen, BPMP Provinsi Banten, serta pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.

.

Dalam dialog, Wamen Fajar membagikan pengalaman masa kecilnya yang penuh keterbatasan ekonomi. Ia mengisahkan bagaimana dirinya pernah membantu ibunya berjualan gorengan keliling kampung dan menyaksikan perjuangan sang ibu yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia demi membiayai pendidikan anak-anaknya. Melalui kisah tersebut, ia mengajak para siswa untuk tetap optimistis dan memanfaatkan kesempatan belajar yang tersedia dengan sebaik-baiknya.

“Latar belakang ekonomi tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih cita-cita. Yang terpenting adalah kemauan belajar, kerja keras, dan konsistensi dalam berusaha,” pesannya.

Pemerintah juga berkomitmen memastikan keberlanjutan pendidikan bagi lulusan Sekolah Rakyat hingga jenjang perguruan tinggi. Dalam dialog, Wamendikdasmen menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai skema bantuan pendidikan yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan prestasi siswa.

“Pemerintah sudah menyiapkan beberapa skema beasiswa. Ada KIP, ada Beasiswa Garuda, ada Beasiswa Unggulan Kemendikdasmen, dan juga berbagai program beasiswa lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan,” ujar Fajar.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa lulusan Sekolah Rakyat akan mendapatkan pendampingan dalam mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui berbagai jalur afirmasi maupun prestasi.

“Ada afirmasi kuliah, ada beasiswa, ada jalur prestasi. Nanti siswa Sekolah Rakyat juga akan mendapatkan pendampingan apabila ingin melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi,” jelasnya.

Menurut Wamen Fajar, keberlanjutan pendidikan hingga perguruan tinggi merupakan bagian dari arahan pemerintah agar manfaat Program Sekolah Rakyat dapat dirasakan dalam jangka panjang. Karena itu, para siswa didorong untuk terus melanjutkan pendidikan setinggi mungkin.

“Bapak Presiden sudah memerintahkan supaya ada keberlanjutan Sekolah Rakyat hingga kuliah. Kesempatan itu ada, beasiswa itu ada,” tegasnya.

Sebagai bentuk motivasi, Wamen Fajar turut membagikan pengalamannya saat memperoleh beasiswa dalam menempuh pendidikan. Ia berharap para siswa memanfaatkan kesempatan yang diberikan negara dengan sebaik-baiknya dan berani bercita-cita hingga jenjang pendidikan tertinggi.

“Besok kalau sudah lulus dari SR ambil S1, jadilah orang yang berprestasi, cari beasiswa di S2 dan S3, lanjutkan sampai selesai,” pesannya.

.

Selain berdialog dengan siswa, Wamen Fajar juga mendengarkan berbagai aspirasi dari tenaga kependidikan terkait pelaksanaan Program Sekolah Rakyat. Menanggapi hal tersebut, ia menjelaskan bahwa pemerintah terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan berbagai aspek administratif dan operasional dapat berjalan semakin baik.

Wamen Fajar menjelaskan bahwa penyelenggaraan Sekolah Rakyat dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai kementerian sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Dalam skema tersebut, Kementerian Sosial berperan dalam pengelolaan program, sementara Kemendikdasmen mendukung melalui penyusunan kurikulum, penyiapan tenaga pendidik, dan penguatan mutu pendidikan.

Selain aspek akademik, Wamendikdasmen menekankan pentingnya pengembangan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan sosial melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Menurutnya, kemampuan bekerja sama, disiplin, dan kepemimpinan merupakan bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.

Wamendikdasmen berharap Sekolah Rakyat dapat terus melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat serta pembangunan bangsa. Ia juga berharap para lulusan Sekolah Rakyat kelak dapat menjadi agen perubahan yang membantu memutus mata rantai kemiskinan di lingkungan keluarga dan masyarakatnya.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait