Wujudkan Swasembada Pangan, Pemerintah Diminta Atur Pola Tanam Petani

Kamis, 03/07/2025 - 19:20
Anggota DPRD Jawa Timur, Husnul Khuluk menggelar reses II tahun 2025 di Desa Labruk Lor Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang

Anggota DPRD Jawa Timur, Husnul Khuluk menggelar reses II tahun 2025 di Desa Labruk Lor Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang

Klikwarta.com, Lumajang - Anggota DPRD Jawa Timur, Husnul Khuluk dicurhati warga soal hama tikus dan krisis air untuk mengairi lahan pertanian saat menggelar reses II tahun 2025 di Desa Labruk Lor Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang. Tak hanya itu saja, warga juga membutuhkan bantuan alat untuk adonan kue donat.

Salah satu warga Desa Labruk Lor mengaku lahan pertanian banyak rusak akibat hama tikus. Ia tida bisa berbuat banyak ketika tanamannya dirusak hama. Akibatnya panen padi menjadi terkendala.

"Lahan kami sering dirusak oleh hama (tikus). Mohon perhatian agar hama tidak terus merusak tanaman," ujar salah satu warga.

Tak hanya itu saja, warga juga kesulitan mendapat air untuk mengairi lahan pertanian. Untuk itu, masyarakat menginginkan adanya pompa air tenaga surya.

Seorang warga lain juga meluapkan uneg-unegnya kepada legislator Husnul Khuluk. Pelaku UMKM di Desa Labruk Lor membutuhkan alat adonan kue kering. 

"Kami usulkan, biasanya untuk menggiling roti donat harus keluar desa karena di desa (Lubruk Lor) tidak ada. Kami berharap ada bantuan alat adonan agar hemat untuk produksi, tidak hanya untuk UMKM saja disini, tetapi untuk disewakan. Itu untuk mesin penggiling adonan, bumbu, mie, kalau bisa satu paket," ucapnya.

Menanggapi hal tersebut,  Husnul Khuluk mengupayakan untuk memenuhi permintaan warga. Mengingat pemerintah ingin mewujudkan swasembada pangan dari Pemerintah Pusat.

"Ini berkaitan perintah swasembada pangan dari Pemerintah Pusat, kita mengupayakan pengadaan pompa air tenaga surya, kebetulan di Labruk belum dapat, maka kita usahakan," ujar Husnul Khuluk.

Politisi asal PKS itu menjelaskan, kalau menurut ritmenya pengadaan bisa di tahun 2027. Sementara kebutuhannya masyarakat sekarang.

"Maka kita penuhi. Namun diupayakan barang kali bisa segera terealisasi," tuturnya.

Terkait hama tikus karena pola tanam yang tidak serentak. Legislator asal dapil Jember Lumajang itu berharap ada pola pengaturan dari pemerintah. Maka pemerintah harus hadir untuk mengatur pola tanam agar serentak. 

"Kalau serentak in sya Allah aman," tegasnya.

Sementara untuk memenuhi kebutuhan pupuk, Husnul Khuluk menilai perlu adanya keseimbangan pupuk kimia dan organik. Pemerintah harus sering melakukan penyuluhan terkait hal ini, agar petani tidak terlalu bergantung pada pupuk organik.

Untuk permintaan alat adonan kue, Husnul berupaya akan memenuhinya. Hal ini dalam rangka penguatan UMKM.  

"Ini sangat penting untuk kita support. Makanya kita langsung beri dari anggaran pribadi untuk membeli alat adonan donat," pungkasnya. (*) 

Berita Terkait