Jelang Seleksi DPR Jalur Otsus Papua Barat, Suku Maya di Raja Ampat Sampaikan Dukungan

Selasa, 07/07/2020 - 12:46
Suku Maya di Raja Ampat Sampaikan Dukungan

Suku Maya di Raja Ampat Sampaikan Dukungan

Klikwarta.com, Raja Ampat, Papua Barat - Menjelang seleksi calon anggota DPR Papua Barat jalur  otonomi khusus (Otsus) periode 2019-2024, Suku Maya di Raja Ampat menyampaikan dukungan kepada Abraham Goram Gaman S. Kom.

Bentuk deklarasi dukungan ini disampaikan oleh pemuda, mahasiswa dan masyarakat Adat Suku Maya melalui konfrensi pers di Kampung Saporkren Distrik Waigeo Selatan, Senin (06/07/2020).

“Kami memberikan dukungan penuh kepada Abraham Goram Gaman, karena beliau sudah banyak berbuat untuk Kabupaten Raja Ampat, khususnya membantu Pemerintah Daerah dalam pengembangan Sumber Daya Manusai (SDM)”, ucap Wolter Gaman, Tokoh Pemuda Suku Maya Raja Ampat.

Wolter Gaman mengisahkan, dulu beliau (Abraham G. Gaman-red) adalah aktifis lingkungan yang sangat aktif sekali dalam mendukung konservasi, dimana banyak pelatihan serta pengawasan kawasaan konservasi serta mendorong pelaksanaan dan pembangunan homestay di Raja Ampat.

Kepeduliannya terhadap mahasiswa dan pemuda sangat besar, tanpa memandang darimana suku dan agama, semuanya dapat dirangkul dengan baik. Beliau (Abraham G. Gaman-red)  sangat mengetahui apa yang menjadi  adat istiadat dan budaya orang Papua, lebih khusus lagi adat dan budaya Suku Maya di Raja Ampat.

“Jadi kami hanya percayai beliau untuk mewakili suku maya di DPR Otsus Papua Barat perwakilan Raja Ampat”, tegas Wolter.

p

Dia juga menambahkan, ini bukan rekomendasi adat sepihak, tapi ini berawal dari musyawarah formal dari masyarakat Suku Maya.

“Jadi kami tidak tahu yang lainnya, yang kami ketahui hanya Abraham Goram Gaman dari Suku Maya, dan kalau ada isu- isu yang tidak jelas yang berhembus diluar yang disampaikan oleh oknum-oknum yang hanya mementingkan kepentingan pribadi, maka dengan tegas kami menolak itu”, tandas Wolter.

Ia juga menerangkan Suku Maya adalah suku besarnya, sementara sub sukunya diantaranya adalah; Suku Ambel, Suku Kawey, Suku Wawyai, Suku Laganyan, dan Suku Matbat.

Sebelumnya sudah ada 12 suku di Raja Ampat  yang duduk sama- sama dan telah merekomdasikan Abraham Goram Gaman untuk menjadi DPR otsus perwakilan Raja Ampat.

“Jadi Kami meminta kepada Gubernur Papua Barat dan Panitia Seleksi ( Pansel )agar obyektif dalam menilai figur- figur yang ada”, harap Wolter.

Sementara salah satu masyarakat Adat Suku Maya dari Kampung Kabarei Nikodemus Maray mengatakan, saat ini Suku Maya membutuhkan figur yang bisa mengayomi semua.

“Kami Suku Maya masih kekurangan SDM, sehingga membutuhkan figur yang dapat mengangkat harkat dan martabat Suku pada khususnya beserta masyarakat Raja Ampat serta Papua Barat pada umumnya”, pungkas Nikodemus.

(Pewarta : Mustajib)

Berita Terkait