Kemenekraf dan CNBC Indonesia Jajaki Potensi Kolaborasi Dorong Pertumbuhan Ekraf
Klikwarta.com, Jakarta - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menerima audiensi dari CNBC Indonesia untuk membahas potensi kolaborasi mempromosikan industri kreatif. Wamenekraf Irene menekankan pentingnya sorotan pada subsektor ekonomi kreatif terutama gim dan animasi.
"Kami senang bisa menjajaki kerja sama ini. Melalui kekuatan publikasi yang dimiliki CNBC Indonesia, kita bisa meningkatkan eksposur industri kreatif Indonesia, terutama di sektor gim dan animasi," kata Wamenekraf dalam audiensi yang berlangsung di Gedung Film Pesona Indonesia pada Rabu, 23 April 2025.
Wamenekraf Irene mengatakan industri digital saat ini menjadi tulang punggung ekonomi kreatif Indonesia. Dia juga menyoroti subsektor gim memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi negara.
“Dengan demikian, kita dapat meningkatkan pendapatan negara dan menciptakan lapangan kerja yang berkualitas bagi masyarakat,” ucap Wamenekraf Irene.
Selain itu, Wamenekraf Irene optimistis meningkatkan kualitas dan kuantitas konten gim dan animasi Indonesia sehingga meningkatkan daya saing industri kreatif di pasar global. Arahnya, lanjut Wamenekraf Irene, dapat meningkatkan ekspor produk kreatif Indonesia dan memperluas pasar global.
"Kolaborasi dengan CNBC Indonesia kami harapkan dapat mendorong kreativitas dan inovasi generasi muda sehingga dapat memperkuat posisi industri kreatif Indonesia,” kata Wamenekraf Irene.
Sementara itu Demis Rizky Gosta selaku Managing Editor CNBC Indonesia turut mengenalkan potensi yang dimiliki pihaknya dalam hal publikasi. Dia meyakini kolaborasi ini nantinya bisa membawa manfaat bagi kedua belah pihak sekaligus meningkatkan kontribusi ekonomi kreatif Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
"Platform digital kami akan menjadi wadah untuk menampilkan potensi ekonomi kreatif Indonesia kepada dunia sehingga meningkatkan pengakuan internasional terhadap kreativitas Indonesia," kata Demis Rizky Gosta.
Dalam audiensi itu hadir pula Direktur Televisi dan Radio Deputi Kreativitas Media Pupung Thariq Fadhillah dan Direktur Teknologi Digital Baru Dandy Yudha Feryawan. (*)








