Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Karanganyar Kucurkan Hibah Pertanian Rp1,1 Miliar

Selasa, 07/04/2026 - 19:17
Bupati Rober Christanto memberikan pidato arahan dalam kegiatan penyerahan bantuan hibah bidang pertanian di Aula Kantor Dispertan PP Karanganyar, Senin (6/4/2026)

Bupati Rober Christanto memberikan pidato arahan dalam kegiatan penyerahan bantuan hibah bidang pertanian di Aula Kantor Dispertan PP Karanganyar, Senin (6/4/2026)

Klikwarta.com, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten Karanganyar mempertegas komitmennya dalam menjaga pilar ekonomi kerakyatan melalui penyaluran bantuan hibah bidang pertanian dari APBD Tahun Anggaran 2026Langkah strategis ini ditujukan untuk memacu produktivitas sekaligus memastikan keberlanjutan usaha tani di wilayah Bumi Intanpari.

Bertempat di Aula Kantor Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar pada Senin (6/4/2026), Bupati Karanganyar, Rober Christanto,, didampingi Wakil Bupati Adhe Eliana, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat.

Tercatat sebanyak 26 kelompok tani, yayasan, serta Kelompok Wanita Tani (KWT) menjadi sasaran penerima hibah kali ini. Fokus pengembangan diarahkan pada komoditas potensial seperti budidaya jamur dan melon, yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar.

Plt. Kepala Dispertan PP Kabupaten Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, menjelaskan bahwa total dana yang dialokasikan mencapai Rp1.110.500.000. Dalam proses penyalurannya, Pemkab menggandeng Bank Jateng Cabang Karanganyar untuk memfasilitasi tata kelola keuangan yang transparan.

"Kami mendorong kelompok tani yang belum melengkapi berkas administrasi untuk segera menyelesaikannya. Kecepatan administratif sangat menentukan agar dana ini bisa segera cair dan langsung menyentuh lahan-lahan produktif masyarakat," ujar Feriana dalam laporannya.

Dalam arahan resminya, Bupati Rober Christanto menggarisbawahi bahwa bantuan alat atau modal hanyalah stimulus. Kunci utama keberhasilan sektor ini adalah konsistensi para petani di lapangan. Beliau juga memastikan pemerintah hadir dalam menjaga stabilitas harga input pertanian yang sering menjadi keluhan utama. (**)

"Pemerintah terus berupaya menekan harga pupuk agar tetap terjangkau. Tujuannya jelas, yakni meringankan beban operasional petani sehingga margin keuntungan mereka lebih baik dan kesejahteraan masyarakat meningkat," tegas Rober.

Melalui stimulan APBD 2026 ini, Pemkab Karanganyar berharap terjadi lonjakan kualitas dan kuantitas hasil panen secara signifikan. Harapannya, sektor pertanian tidak hanya menjadi tumpuan ketahanan pangan lokal, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi daerah secara dinamis dan berkelanjutan.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait