"Vaksinasi Solusi Memutus Penyebaran Covid-19"

Kamis, 25/03/2021 - 05:30
Tharlis Dian Syah Lubis S. Farm

Tharlis Dian Syah Lubis S. Farm

Klikwarta.com - Testimoni "Vaksinasi Solusi  Memutus Penyebaran Covid 19” digelar Kamis 25 Maret 2021, di Kota Tangerang Selatan, Banten. Acara ii menghadirkan Narasumber Tharlis Dian Syah Lubis, S. Farm (Aktivis Kesehatan Tangsel, Mantan Ketua Umum HMI Cabang Ciputat), dan  Abdullah Kirey (Koordinator Forum Blogger Independen Jabodetabek  - Banten).

Tharlis Dian Syah Lubis, S. Farm (Aktivis Kesehatan Tangsel, Mantan Ketua Umum HMI Cabang Ciputat) menyampaikan bahwasanya vaksin Sinovac untuk memutus mata rantai penyebaran Pandemi Covid 19 sudah diterapkan dan sudah diberlakukan di Negara kita.

"Vaksin Sinovac berdasarkan data tingkat efektivitasnya bisa mencapai 65,3%. Saya berharap, masyarakat khususnya di kota Tangerang Selatan, Prov. Banten,  mau divaksin dan kepada masyarakat kota Tangerang Selatan jangan percaya terkait kabar hoaks yang banya beredar baik di sosial media maupun diinternet. Berita Hoaks menyebarkan hal-hal yang tidak benar mengenai vaksin", ungkapnya.

Lanjutnya, dengan dilakukannya vaksin oleh pemerintah adalah untuk memutus penyebaran covid-19 di masyarakat. Apabila masyarakat sudah divaksin maka nantinya akan menimbulkan kekebalan tubuh kelompok.

"Harapannya atau endingnya masyarakat dan negara Indonesia terbebas dari pandemik  Covid-19. Namun walaupun  nantinya sudah di vaksin masyarakat harus tetap menjalankan atau menerapkan protokol Kesehatan di kehidupan sehari hari, agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi", katanya.

a

Sementara Abdullah Kirey (Ketua Koordinator Forum Blogger Indempenden Jabodetabek Banten) mengajak seluruh masyarakat Indonesia terutama di provinsi Banten, khususnya di Tangerang Selatan untuk bersama-sama mendukung program pemerintah yaitu program vaksinasi nasional agar kita sama-sama berikhtiar dalam hal mencegah penyakit Covid-19.

"Mari sama-sama kita menghindari berita-berita hoaks yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu yang tidak ingin sehat untuk mencoba menghalangi program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah", tuturnya.

Sambungnya, sebagai bangsa yang penduduknya mayoritas muslim, mempunyai kewajiban untuk menjaga Kesehatan. Agama Islam menganjurkan untuk bagaimana harus hidup sehat. Karena kalau sehat, kehidupan keluarga dan bangsa kita orang-orangnya sehat, maka kedepan kehidupan akan lebih baik. Tetapi kalau kita dalam masa Pandemi Covid ini sakit dan dibiarkan oleh negara berarti negara tidak peduli. Tetapi negara peduli dan turun tangan memikirkan kesehatan rakyat. Yang menjadi persoalan kalau rakyat tidak mau di vaksin, bagaimana kita bicara soal kesehatan, bagaimana bicara soal masa depan terutama kaum muda yang ada di Tangerang Selatan.

"Saya berharap masyarakat bersama-sama mengkampanyekan program vaksinasi dan ikut sama-sama divaksin, minimal 70%  dari jumlah penduduk agar nantinya tercipta imunitas kelompok, dan untuk memutus penyebaran virus Covid-19', pungkasnya. (red/ad)

Berita Terkait