Progres Renovasi Gedung Bawarasa Terlambat 1,15%

Selasa, 11/10/2022 - 16:51
Gedung Bawarasa, Kabupaten Trenggalek, yang saat ini sedang proses pelaksanaan renovasi.

Gedung Bawarasa, Kabupaten Trenggalek, yang saat ini sedang proses pelaksanaan renovasi.

Klikwarta.com, Trenggalek - Pelaksanaan pekerjaan renovasi Gedung Bawarasa Kabupaten Trenggalek, Minggu kelima belum mencapai target serta masih mengalami keterlambatan 1,15% dari target 15%.

Keterlambatan ini dipicu karena Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari ini.

Renovasi Gedung Bhawarasa, Kabupaten Trenggalek, dikerjakan CV Trinedya Teksama Jalan Sidosermo 2 No. 22-Surabaya, nilai kontrak sebesar, Rp. 877.065.398,75 - di areal lokasi utara Pendapa Manggala Praja Nugraha.

Gedung Bawarasa

Dalam hal ini dibenarkan, Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Ramelan, melalui Kepala Bidang Penataan Ruang, Anjang Purwoko, membenarkan bahwa dalam progres pelaksanaan pekerjaan renovasi Gedung Bawarasa terlambat 1,15%.

"Seharusnya dalam proses pelaksanaan pekerjaan renovasi Gedung Bawarasa Kabupaten Trenggalek, minggu kelima ini sudah mencapai 15%, namun sampai hari ini progres masih mancapai 13,85% jadi dalam proses pelaksanaan terlambat 1,15%," ungkapnya saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (11/10/2022).

Selanjutnya,"dalam minggu ini kita harapkan, hasil evaluasi nantinya progres keterlambatan harus bisa tertutupi, sehingga tidak lagi ada kata terlambat," imbuhnya.

Masih menurutnya, untuk ketersedian material sampai saat ini tidak ada kendala dan untuk tenaga kerja memang harus benar - benar profesional karena yang dikerjakan pada pekerjaan utamanya interior.

Lebih lanjut,"kita berharap untuk cuaca hujan ini memang tidak bisa di jadikan alasan atas keterlambatan progres pelaksanaan pekerjaan renovasi Gedung Bawarasa, serta saya berharap nantinya selesai sesuai dengan kontrak kerja," harapnya.

Dia menegaskan,"dalam pekerjaan renovasi Gedung Bawarasa ini, tenaga kerjanya harus benar-benar profesional serta mempunyai keahlian khusus, karena harus diperhatikan tingkat kerapihan hasil pekerjaannya," pungkasnya.

(Pewarta : Hardi Rangga)

Berita Terkait