PT Socfindo Didemo, Massa Pertanyakan Lokasi Pabrik Ditengah Kota dan Sepadan

Jumat, 29/08/2025 - 10:01
Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Pemuda Aceh Singkil saat melakukan aksi unjuk rasa di kantor PT.Socfindo setempat.

Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Pemuda Aceh Singkil saat melakukan aksi unjuk rasa di kantor PT.Socfindo setempat.

Klikwarta.com, Singkil - Sejumlah mahasiswa yang menamakan diri Gerakan Aliansi Pemuda Aceh Singkil berunjuk rasa di depan PT Socfindo Kebun Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah, Kamis, 28 Agustus 2025. 

Aksi itu menyoroti keberadaan pabrik kelapa sawit yang dinilai tak lagi layak berdiri di kawasan perkotaan.

Koordinator aksi, Aidil Syahputra, menyebut ada dua poin utama yang mereka suarakan diantaranya, pabrik di Desa Rimo dianggap melanggar Qanun Nomor 2 Tahun 2013 tentang tata ruang. 

Selanjutnya aktivitas perusahaan diduga menyalahi aturan sempadan sungai di sekitar areal kebun.

“Kami menolak keberadaan pabrik di tengah pemukiman. Selain itu, sempadan sungai harus dikembalikan sesuai aturan agar masyarakat tidak dirugikan,” kata Aidil.

Aksi sempat memanas lantaran massa berorasi tepat di pintu masuk pabrik hingga menghalangi truk pengangkut sawit. 

Setelah berjam-jam, Kepala Pabrik PT Socfindo, Novry, akhirnya menemui mereka. Namun saat mahasiswa meminta dokumen tuntutan ditandatangani, Novry menolaknya. 

“Saya tidak bisa menandatangani ini. Nanti akan saya sampaikan kepada pimpinan,” ujarnya.

Tak puas dengan jawaban itu, mahasiswa memberikan somasi selama satu minggu. Mereka mengancam akan menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar jika tuntutan tak kunjung ditanggapi.

“Kami akan tetap turun ke jalan memperjuangkan hal ini,” tegas Aidil.

(Pewarta: Sandi)

Berita Terkait