Rencana Pembangunan Minimarket di Wilayah Tandurus di Tolak Warga, Ini Alasannya

Jumat, 05/03/2021 - 21:44
Rencana Pembangunan Minimarket di Wilayah Tandurus

Rencana Pembangunan Minimarket di Wilayah Tandurus

Klikwarta.com, Bitung - Sejumlah warga pemilik warung kecil menolak rencana pembangunan minimarket di wilayah tandurusa

Hal ini di sampaikan beberapa warga pemilik warung kepada sejumlah media, Kamis (4/3/2021)

Menurut warga beberapa orang telah melakukan survei dam mendata kalau ada lahan untuk di bangun minimarket. 

"Kami di tanyakan kalau ingin tanah kami di kontrak, jika cocok akan di sewakan dan kabar terakhir sudah ada yang menerima olehnya kami keberatan dan menolak keras," katanya 

Lebih lanjut Warga meminta kepada pemkot untuk tidak memberi ijin,pasalnya secara ekonomi dampak pandemi sangat di rasakan oleh warung warung kecil, sudah pasti pendapatan akan menurun drastis dan bukan tidak mungkin akan ada warung yang tutup,katanya lebih lanjut

Dampak lain di sampaikan oleh sejumlah Tukang ojek mereka mengatakan sudah pasti tak banyak akan menggunakan jasa ojek karena hampir sebagaian besar tersedia di minimarket.

"Kami juga menyatakan menolak,karena nantinya akan mengurangi pendapatan kami apalagi di situasi sekarang ini semua menjadi serba sulit tolong para wakil rakyat respon keluhan kami ini," pintanya.

Terkait hal ini Wakil ketua DPRD kota Bitung Superman Boy Gumolung,yang juga warga Tandurusa menilai rencana pembangunan minimarket saat ini belum tepat,karena berdampak ke ekonomi warga dan itu sudah pasti terganggu

"Jika aspirasi warga Tandurusa menolak maka sayapun harus berada di depan warga, saya juga kecewa jika ada investasi tapi tak melalui komunikasi dengan pihak kelurahan lebih dahulu," ungkap Boy Gumolung

Senentara itu, Lurah Tandurusa Salmon Pamora di konfirmasi terkait hal ini mengatakan baru mendapat informasi 

"Memang kami tak di hubungi lebih dulu dan saya akan segera cek kebenaranya agar hal ini tidak menjadi polemik di masyarakat," tukasnya.

(Pewarta : Laode)

Berita Terkait