Sasana Pawiyatan Jawi Jadi Andalan BKN PDIP Jatim Didik Generasi Muda Lestarikan Budaya Jawa

Minggu, 30/05/2021 - 11:42
Pentas Seni Budaya Jawa di Wisma Tambakboyo Blitar (foto : Faisal NR / Klikwarta.com Blitar)

Pentas Seni Budaya Jawa di Wisma Tambakboyo Blitar (foto : Faisal NR / Klikwarta.com Blitar)

Klikwarta.com Blitar - Sasana Pawiyatan Jawi (sekolah kebudayaan jawa) menjadi andalan Badan Kebudayaan Nasional (BKN) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Timur (Jatim) untuk membentuk karakter generasi penerus bangsa khususnya di Jawa Timur untuk tetap melestarikan budaya jawa di kehidupan sehari-hari agar tidak tergerus arus globalisasi. 

BKN PDIP Jatim telah menetapkan Wisma Tambakboyo, di kediaman Sekretaris BKN PDIP Jatim Guntur Wahono, di Tambakboyo, Sanankukon, kabupaten Blitar sebagai pusat sekolah kebudayaan jawa di Jawa Timur. Keputusan ini tercipta seusai menggelar acara Sarasehan dan Gelar Seni Budaya dengan tema Kebudayaan Menjawab Tantangan Jaman di kediaman Guntur, Sabtu (29/5/2021) malam. 

Ditemui seusai acara sarasehan, Guntur mengaku di era saat ini para generasi muda penerus bangsa sudah bergeser beranjak mengaplikasikan nilai budaya jawa di kehidupan kesehariannya. Selain itu, budaya sopan santun pengamatannya juga mulai memudar oleh kalangan muda mudi sekarang ini. 

"Melihat generasi muda kita yang sudah tidak banyak tahu tentang kebudayaan, maka BKN merasa terpanggil hati untuk terjun di dalamnya termasuk mengajari membaca aksara jawa, dan mengajari etika sopan santun yang sudah ditinggalkan generasi muda. Sasana Pawiyatan Jawi ini akan kita realisasikan nantinya juga kita atur dari sisi anggarannya sehingga harus ada campur tangan dari DPD (Dewan Pimpinan Daerah)," urainya.

Menyinggung dinamika kesenian budaya jawa, ia menyebut mayoritas pelaku seni budaya yang hadir di sarasehan ini merupakan kader PDIP yang harus segera mendapatkan prioritas dalam upaya penguatan bangsa. Oleh karena itu ada upaya dalam rangka menyelamatkan bangsa ini melalui budaya disamping budaya merupakan satu jalan untuk menghadang radikalisme yang akan merusak ideologi bangsa.

Terpisah Ketua BKN PDIP Jawa Timur Ony Setiawan yang hadir di giat sarasehan itu menyampaikan,nhadirnya BKN merupakan penerjemahan dari pemikiran besar Bung Karno.

"Dalam Tri Sakti Bung Karno, salah satu yang diamanatkan adalah berkepribadian dalam kebudayaan, upaya kami bertemu dengan para pelaku adalah untuk menerima berbagai masukan yang kemudian akan di rumuskan untuk para petugas partai di semua tingkatan," tukasnya.

(Pewarta : Faisal NR)

Berita Terkait