Sentuhan Keakraban Saresahan Kitab Rambang Desa Danaraja
Klikwarta.com, Slawi - Budaya dan peradaban yang ada di setiap wilayah sudah selayaknya dipertahankan dan dilestarikan dengan baik, seperti halnya budaya yang ada di wilayah Danaraja, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal Jawa Tengah.
Syekh Maulana Maghribi, merupakan salah satu tokoh sejarah yang panutannya serta petuahnya dijalani oleh masyarakat, selain Kitab Rambang dan pusaka lain serta Surau yang saat ini sudah menjadi Masjid semua masih terrawat serta dipelihara dengan baik oleh juru kunci (kuncen) dan masyarakat sekitar.
Menurut seorang tokoh masyarakat Desa Danaraja Kasmui seorang putra juru kunci sebelumnya, Kitab Rambang wliayah Danaraja memiliki nilai historis yang luar biasa, bahkan didalam nya banyak terdapat tata cara berprilaku dan menjalani berkehidupan, dan bukan sesuatu yang bersifat bersimpangan dengan ajaran agama, paparnya
Kitab Rambang terdiri dari empat bagian naskah bertuliskan huruf tua Jawa Kuno yang ditempatkan dalam kotak kayu jati kuno dan antik, bahkan kertasnya konon didatangkan dari Turki, diperkirakan dibawa masuk ke Indonesia sekitar abad 17, Syeh Maulana Marghribi dan Syeh Jambu Karang yang makamnya berada di pebukitan daerah tersebut.
Hingga kini masyarakat Desa Danaraja masih melakukan tradisi Kitab Rambang setiap tahun diadakan Upacara Rambang usai melaksanakan sholat Idul Adha dengan mengarak naskah atau Kitab Rambang yang berumur ribuan tahun keliling dari kediaman sang juru kunci menuju Surau atau Saat ini menjadi masjid yang di dirikan oleh Syekh Maulana Maghribi saat itu. Selain Kitab Rambang warga desa juga membawa peninggalan sejarah lain seperti piring panjang Dsb.
Kini tradisi di Desa Danaraja yang memiliki nilai potensi mendapat perhatian dari pemerintah daerah, bahkan Kamis (17/10) dilakukan sarasehan kitab Rambang diarea makam yang rencananya dihadiri staf ahli Bupati mewakili Bupati Tegal Umi Azizah yang berhalangan Hadir dan sejumlah pejabat daerah Kabupaten Tegal. (CN)








