Danau Dendam Tak Sudah Akan Dipercantik

Danau Dendam Tak Sudah
Danau Dendam Tak Sudah

Klikwarta.com - Rencana pembangunan berkelanjutan di tahun 2019 ini menyasar kepada pengelolaan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) untuk menjadikannya lebih elok dan menarik untuk dikunjungi.

Pemprov Bengkulu dalam waktu dekat ini, bertekad untuk mewujudkan DDTS seindah mungkin.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan Menteri Lingkungan Hidup, nanti tinggal kita siapkan berkas keseluruhan dan supaya persiapan kita terlihat matang, maka kita perlu pertimbangkan sedini mungkin rencana pengelolaannya", ujar Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Selasa (08/11/2019).

Ia menjelaskan, beberapa tahapan perencanaan pembangunan DDTS harus disiapkan tahun ini, kemudian proses pengelolaan dan pengembangan DDTS nanti akan mulai dikerjakan pada tahun anggaran 2020. 

Adapun rencana pembangunan persiapan tahun ini, Pemprov sendiri akan mulai menjalankan pelebaran jalan mulai dari jalan masuk menuju danau yakni simpang 4 Panorama menuju Simpang 3 Brimob. "Rest area pintu masuk danau akan kita buat ikonnya (gapura) agar para pengunjung yang datang tau bahwa Danau Dendam Tak Sudah itu di sini", kata Gubernur.

Selanjutnya di sepanjang danau juga dibangun jalan dua jalur. Kemudian di sekitar danau akan dibangun pusat kuliner dan jogging track, untuk menarik kunjungan wisatawan.

"Kita sosialisasikan kepada masyarakat setempat agar pembangunan ini mencapai target yang diharapkan. Terlebih dampak ekonominya nanti juga akan berpengaruh bagi APBD dan masyarakat", jelas Gubernur. 

Mengenai lahan yang akan dikelola dalam pembangunan, Pemerintah daerah juga menginstruksikan kepada seluruh camat agar masyarakat di sekitar danau benar-benar memiliki KTP asli. "Itu sebagai pencegahan agar tidak terjadi kesalahpahaman dikemudian hari, entah itu sengketa lahan atau sebagainya", katanya lagi. 

Di lain pihak, Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Bengkulu Effendi menuturkan, pihaknya sangat mendukung program Gubernur dalam mengembangkan dan mengelola Objek Wisata di Danau Dendam Tak Sudah.

“Dengan pengelolaan yang maksimal danau ini akan menjadi pusat wisata yang akan berpengaruh terhadap nilai budaya maupun potensi alamnya. Saran saya nanti, kearifan lokal bakal jadi penunjang kuantitas pengunjung. Entah itu dengan adanya kopi neron yang sudah mulai diadakan, maupun pemancingan dan kegiatan pariwisata lainnya", ungkapnya. (Bisri) 

Dibaca: 25 kali
Visit Bengkulu 2020

 

Destinasi Wisata Kepahiang

Related News