Dinilai Tanggap, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Menuai Apresiasi Dari Wakil Ketua I DPRD Raja Ampat

Kamis, 13/08/2020 - 11:06
Wakil Ketua I DPRD Raja Ampat Reynold M Bulla SE M.Si
Wakil Ketua I DPRD Raja Ampat Reynold M Bulla SE M.Si

Klikwarta.com, Raja Ampat, Papua Barat - Dinilai tanggap dalam memperhatikan masalah pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Raja Ampat Juariah Saifuddin SE, MM mendapat pujian atau apresiasi dari Wakil Ketua I DPRD Raja Ampat,Reynold. M Bulla SE, M.Si.

Bentuk pujian atau apresiasi ini lahir terkait dengan langka cepat yang diambil oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Raja Ampat dalam menyelesaikan tunggakan pembayaran listrik asrama Mahasiswa Raja Ampat di Manokwari.

“Kinerja yang ditunjukan oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Raja Ampat bersama jajarannya patut di apresiasi” ucap Wakil Ketua I DPRD Raja Ampat Reynold M. Bulla di ruang kerjannya, Rabu (12/08/2020).

Wakil Ketua I mengatakan, pelayanan tersebut harus ditingkatkan karena sudah sesuai dengan aturan dan tupoksinya.

“Dalam menjalankan tugas sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sangat cepat, terutama dalam merespon pemutusan energi listrik ini pada masa pandemi Covid-19”, imbuhnya.

Wakil Ketua I juga menambahkan, hal ini harus diapresiasi karena kalau dilihat responnya sangat cepat dalam masa tanggap darurat seperti saat ini.

"Atas nama Pimpinan, Wakil Ketua I DPRD Raja Ampat, kami melihat pelayanan sudah sesuai regulasi, terutama pada sisi pelayanan langsung dalam menyikapi masalah di asrama Mahasiswa Raja Ampat yang berada di Manokwari, meskipun dalam masa darurat seperti sekarang”, ucapnya.

Dia berharap, Pemerintah Daerah dalam hal ini dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jangan hanya melihat di asrama Manokwari, tetapi juga melakukan pemeriksaan ke setiap asrama-asrama Mahasiswa Raja Ampat pada kota studi di seluruh Indonesia. 

Untuk di Ketahui, Pengambilan energi listrik dari Kabel PLN ke instalasi Asrama Mahasiswa Raja Ampat tidak memiliki Kilo Watt Hour (KWH) Meter, dan ini terjadi sejak tahun tahun 2014. Hal inilah yang mengakibatkan pemutusan aliran listrik dari PLN. 

(Pewarta : Mustajib)

Related News

loading...