Hasbullah Rahmad anggota DPRD Provinsi Jabar fraksi PAN saat memberikan sosialisasi di Sukamaju Depok, Jum'at (1/8)
Klikwarta.com, Depok - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. M. Hasbullah Rahmad, S.Pd., M.Hum, menggelar kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat sore (1/8/2025) di Jalan Sumur Wangi No. 34, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.
Dalam paparannya, Hasbullah menyoroti pentingnya pemerataan bantuan untuk seluruh pesantren di Jawa Barat. Ia mengungkapkan, selama ini terdapat ketimpangan dalam alokasi bantuan. Salah satunya terjadi di Kabupaten Garut yang menerima bantuan hingga Rp45 miliar, sementara pesantren di daerah lain belum tersentuh.
“Hal ini menyebabkan Kemendagri menahan sementara sejumlah bantuan agar dilakukan penataan ulang. Tujuannya agar bantuan lebih adil dan tidak ada pesantren yang tertinggal,” ujar Hasbullah di hadapan warga.
Menurut Hasbullah, Perda Pesantren memberikan landasan hukum kuat bagi pesantren untuk berkembang tidak hanya sebagai lembaga keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Pesantren kini bisa menyelenggarakan pelatihan keterampilan, seminar, dan menjalin kerja sama dengan dunia industri maupun perbankan.

“Misalnya ada pabrik yang membutuhkan tenaga kerja dengan keahlian tertentu, pesantren bisa menyiapkan lulusannya. Ini membuka peluang besar bagi santri untuk memiliki keahlian umum yang dibutuhkan dunia kerja,” papar Hasbullah.
Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Lurah Sukamaju Indar, Ketua Penasehat DKM Masjid Jami Asy-Syahid Zarkasih Hasan, tokoh masyarakat Setiyo, jajaran pengurus RW, serta masyarakat setempat. Suasana diskusi berlangsung akrab dan terbuka, dengan berbagai aspirasi disampaikan langsung oleh warga.
Salah satu tokoh masyarakat, Setiyo, mengungkapkan bahwa bantuan dari APBD Kota Depok belum cukup untuk mendukung pembangunan di tingkat kelurahan. Ia berharap, wakil rakyat dari DPRD Provinsi dapat menjembatani agar usulan-usulan dari RW dan warga bisa diperjuangkan di tingkat provinsi.
“Kami harap bang Hasbullah bisa membantu mengarahkan, agar usulan dari RW bisa dikawal dan disetujui di provinsi,” ungkap Setiyo.
Menanggapi hal tersebut, Hasbullah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mengawal pelaksanaan Perda Pesantren. Ia juga membuka ruang komunikasi bagi warga yang ingin mengusulkan program strategis agar bisa disinergikan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Hasbullah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kegiatan positif karang taruna dalam mewujudkan kemandirian ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif. Insyaallah hasilnya nanti dapat bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
"Luar biasa, Karang Taruna secara mandiri dapat bersinergi dengan program Pemkot Kota Depok dan Pemerintah Provinsi Jabar dalam Ketahanan Pangan, khususnya pemberdayaan budidaya ikan dan penanaman cabai, " paparnya.
"Semoga kedepannya menjadi barometer Karang Taruna di wilayah lainnya untuk mengikuti jejaknya, sehingga dapat mendongkrak ekonomi, dan pengembangan UMKM, " pungkas Hasbullah.
Lurah Sukamaju, Indar, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran Hasbullah Rahmad di tengah-tengah warga Sukamaju. Ia menilai, kegiatan ini memberikan banyak pencerahan dan wawasan baru tentang keberpihakan pemerintah terhadap lembaga pesantren.
“Kami bangga, meskipun H. Hasbullah Rahmad sibuk di tingkat provinsi, namun masih menyempatkan diri datang ke Sukamaju. Ini bentuk perhatian nyata,” ujar Indar dalam sambutannya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, agar masyarakat mendapatkan informasi langsung terkait program-program pemerintah yang bisa dimanfaatkan di wilayah mereka.
(Kontributor : Arif)








