Satgas TMMD Reguler Pekalongan Rela Molor Jam Kerja
Klikwarta.com, Pekalongan - Pembangunan infrastruktur dan rehab rumah masyarakat Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, melalui TMMD Reguler 107 Kodim 0710 Pekalongan, tinggal menyisakan 13 hari kerja.
Di salah satu pembangunan sasaran pokok TMMD berupa talud sepanjang 800 meter dengan tinggi 1 meter, progresnya sudah mencapai 70 persen. Sehingga untuk mengejar waktu, solusi yang dilakukan oleh para anggota Satgas TMMD adalah rela jam kerjanya molor.
Jika di hari-hari biasa mereka bisa menyudahi pekerjaan jam 16.00 WIB, belakangan ini molor sekitar jam 17.00 WIB.
“Tidak masalah jika harus molor satu jam kerjanya sampai menjelang magrib. Dengan cara ini nantinya tidak perlu harus lembur disaat waktu pelaksanaan TMMD mepet karena masih meninggalkan pekerjaan sisa,” ungkap Pratu Samsidar, anggota Satgas TMMD dari Batalyon Infanteri 405 Surya Kusuma, Wangon, Banyumas itu. (01/4/2020).
Terpisah, dibenarkan Babinsa Pantirejo dari Koramil 05 Kesesi, Sertu Sutrisno, masih cukup panjang sisa pekerjaan talud II (450 meter) yang ada di Dukuh Jlubang ke arah Dukuh Babadan, Desa Bulaksari, Kecamatan Sragi. Dari progres 65 % berarti masih tersisa panjang 35 % yang harus dikerjakan.
“Saya selaku Babinsa setempat, sudah meminta ke desa agar jumlah keterlibatan warga ditambah untuk membantu pekerjaan talud di Dukuh Jlubang dan juga di Dukuh Pepedan (350 meter),” papar Sutrisno.
Untuk diketahui, capaian hasil pembangunan turap/talud sepanjang 350 meter di Dukuh Pepedan adalah 75 %, sementara partisipasi masyarakat hari ini sejumlah 60 orang, menurun 10 orang daripada hari sebelumnya (31/3). (Rus/Aan)








