KPPN Mukomuko Selenggarakan Sosialisasi Tingkatkan Transaksi Digital Payment

Selasa, 12/10/2021 - 11:55
KPPN Mukomuko selenggarakan sosialisasi CMS, Digipay dan Implementasi KKP secara daring
KPPN Mukomuko selenggarakan sosialisasi CMS, Digipay dan Implementasi KKP secara daring

Klikwarta.com, Mukomuko - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mukomuko selenggarakan Sosialisasi Aplikasi Cash Management System (CMS), Digipay dan Implementasi Kartu Kredit Pemerintah (KKP). Sosialisasi dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 29 September 2021 secara daring.

Sosialisasi ini terasa begitu istimewa, karena narasumber berasal dari Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, Kanwil Bank Mandiri Palembang dan Kanwil Bank BRI Bandar Lampung. “Seluruh narasumber berasal dari Kanwil dan berkompeten seluruhnya”, ungkap Rusli Zulfian Kepala KPPN Mukomuko.

Rusli menyampaikan transaksi pemerintah baik dari sisi penerimaan negara maupun pengeluaran negara telah mengalami perjalanan panjang. Transaksi pemerintah yang semula hanya bisa dilakukan secara tunai telah bertransformasi menjadi digital sejalan perkembangan teknologi. “Dari sisi penerimaan, semula membayar pajak hanya bisa dilakukan dengan datang langsung ke bank persepsi dan membawa uang tunai, sekarang bayar pajak bisa dilakukan tanpa perlu datang ke bank melalui penggunaan internet banking, CMS dan lainnya”, ungkap Rusli

“Digitalisasi juga merambah ke transaksi pengeluaran negara melalui penggunaan CMS, KKP dan platform digipay”, tambah Rusli. Sosialisasi bertujuan untuk semakin meningkatkan transaksi pembayaran digital (digital payment) baik melalui aplikasi CMS perbankan, menggunakan KKP maupun melalui platform digipay.

Digipay merupakan platform marketplace pemerintah dengan menggunakan pembayaran digital (digital payment) yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan bekerjasama dengan Bank Himbara. Rusli menjelaskan tujuan dari digipay ini adalah untuk : menyediakan sistem pembayaran pemerintah yang efektif dan efisien; mendorong digitalisasi UMKM dengan bergabung dalam marketplace dan menggalakan transaksi non tunai melalui penggunaan KKP dan CMS

Digipay juga memberikan banyak manfaat baik di sisi satker maupun vendor. Satker lebih dipermudah dengan proses bisnis pengadaan dan pembayaran yang terintegrasi, tersedianya banyak vendor dalam satu platform serta pertanggungjawaban dan pelaporan APBN yang lebih mudah. Sedangkan bagi vendor keuntungannya adalah memberikan kepastian pembayaran, peluang menjadi rekanan di banyak satker, dan tersedianya fasilitas pembiayaan dari bank. 

Sementara dari sisi penggunaan KKP, untuk wilayah pembayaran KPPN Mukomuko belum banyak satker yang memanfaatkan KKP. Tercatat baru 5 satker pada tahun 2021 yang menggunakan fasilitas KKP atau sebesar 20% dari total satker. Namun, dari sisi nominal transaksi yang menggunakan KKP menunjukkan trend positif peningkatan setiap tahunnya.

Sebagai kesimpulan sosialisasi tersebut, Rusli menyampaikan beberapa hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan transaksi digital payment. Pertama, Satker perlu mendapatkan pendampingan awal dalam penggunaan KKP. Kedua, perlunya sosialisasi digipay yang berkesinambungan. Ketiga, Perlunya dukungan lebih dari Bank Himbara baik dalam menyediakan mesin EDC, maupun sosialisasi dan penyediaan data merchant yang terdapat mesin EDC.

Related News