Bupati Trenggalek Giat Mening Deh di Desa Kamulan

Rabu, 08/03/2023 - 17:24
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat melakukan kegiatan Mening Deh di Desa Kamulan Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Rabu (8/3/2023) (Foto Hardi Rangga klikwarta.com).

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat melakukan kegiatan Mening Deh di Desa Kamulan Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Rabu (8/3/2023) (Foto Hardi Rangga klikwarta.com).

Klikwarta.com, Trenggalek - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, giat Mening Deh di Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, untuk menjaga konsistensi serta mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Rabu (8/3/2023).

Dalam kegiatan Mening Deh di Desa Kamulan Kecamatan Durenan, difokuskan pada pengecekan insfratruktur persiapan tradisi kupatan, agar perayaan tradisi kupatan bisa berjalan bagus.

Selain pengecekan insfratruktur, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, juga memaparkan bahwa di Desa Kamulan Kecamatan Durenan, telah ditemukan situs Sendang Kamulyan di dekat pondok tengah setelah prasasti Kamulan kembali ke Kabupaten Trenggalek, " sekarang kita lakukan ekskavasi situs Sendang Kamulyan dan apabila  benar maka nanti akan kita tetapkan sebagai situs cagar budaya kita," ungkap Bupati Arifin.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat melakukan kegiatan Mening Deh di Desa Kamulan Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Rabu (8/3/2023) (Foto Hardi Rangga klikwarta.com).

Selanjutnya, efektivitas pelayanan dalam kegiatan Mening Deh ini, dari hari kehari cakup banyak peminatnya dan kegiatan ini yang paling banyak melayani masyarakat serta pulangnya paling sore adalah Dinas Dukcapil," namun bukan berarti untuk loket - loket yang lain tidak ada masalah, mereka harus menjadi stelsel aktif tetap harus turun ke masyarakat menggali problem di masyarakat dan nanti dicari solusinya," tuturnya.

Lebih lanjut,"tadi kita juga rapat dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mereka menawarkan reset tentang efektivitas pelayanan di Desa - Desa ini sejauh mana, namun menurut laporan data yang masuk ke saya masyarakat sangat banyak masyarakat yang dilayani dalam kegiatan Mening Deh ini," cetusnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Trenggalek, Sunyoto, menjelaskan asal munculnya Sendang Kamulyan di Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, berawal dari informasi masyarakat bahwa Sendang Kamulyan dulu adalah sendang yang luar biasa," akhirnya kita menganalisa apakah mungkin dulu nama Desa Kamulan ini diambil dari nama Sendang Kamulyan ini," ungkapnya.

Selanjutnya, "kita mencoba untuk menggali serta menemukan batu bata merah jaman dahulu dan saat ini kita sudah berkoordinasi dengan Balai Arkeologi yogyakarta, karena dulu juga pernah meneliti situs di Kamulan ini, kita masih menunggu hasilnya," imbuhnya.

Kemudian di Tahun ini Desa Kamulan juga ditetapkan sebagai salah satu Desa wisata serta karena di Desa Kamulan banyak menyimpan sejarah pada zaman dahulu," maka kita dorong sebagai Desa Wisata sejarah dan Desa Wisata religi," pungkasnya.

(Pewarta: Hardi Rangga)

Berita Terkait