Cerpen karya: Benny Hakim Benardie
Dinginnya malam usai hujan rintik-rintik serasa menusuk tulang. Tak satu katapun yang dapat terucap, selain pasrah akan hukuman selama satu tahun tiga bulan di dalam jail.
Aku tak menyangka, selama itu hakim menjatuhkan hukuman. Padahal aku tidak mencuri sendal jepit yang ditudingkan. Saat itu aku hanya memakainnya untuk pergi mengambil wudhu ke Musholah di seberang jalan. Rupanya pemilik sendal yang merupakan anak dari seorang perwira polisi meneriaki aku sebagai pencuri.
- Read more about Fitnah dan Jail
- 65 views








