Ilustrasi
Klikwarta.com - Setiap tanggal 1 Mei diperingati sebagai hari buruh internasional atau yang di kenal sebagai May Day. Pada hari May Day biasanya buruh selalu menyampaikan aspirasinya mulai dari permasalahan upah yang si terima tidak sesuai dengan apa yang diharapkan hingga kondisi di lingkungan tempat kerja yang sangat memprihatinkan. Itu adalah semua masalah yang selalu disampaikan oleh para buruh. Biasanya para peserta May Day dapat berjumlah lebih dari satu juta di 32 propinsi di seluruh Indonesia.
Hari May Day adalah harinya seluruh buruh di seluruh dunia dan biasanya di isi dengan aksi demonstrasi untuk menuntut hak hak buruh. Sebenarnya selain demonstrasi untuk menyuarakan aspirasi masih banyak kegiatan lain yang bisa dilakukan untuk merayakan hari buruh. Kegiatan event tersebut seperti mengadakan seminar dan training mengenai peningkatan skill buruh yang bisa diadakan oleh buruh sendiri atau kerjasama dengan pemerintah. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk dapat meningkatkan kompetensi buruh di dunia kerja. Kegiatan event pendidikan tersebut dapat diberikan kepada seluruh buruh disertai pemberian sertifikasi. Sehingga setiap buruh dapat meningkatkan nilai jualnya kepada perusahaan. Hari May Day di Indonesia harus di isi oleh kegiatan-kegiatan yang positif untuk memberikan ruang kepada buruh meningkatkan kualitas diri mereka.
Untuk tanggal 1 Mei 2017 harus diciptakan sebuah event yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika pada tahun sebelumnya selalu di isi dengan kegiatan demonstrasi maka pada tahin 2017, peringatan May Day bisa diperingati dengan membuat event yang berkaitan dengan pendidikan karena hal itu sangat penting untuk peningkatan kualitas diri buruh untuk menghadapi dunia kerja saat ini dan juga di masa mendatang.
Para buruh juga perlu mendapatkan pendidikan mengenai kewirausahawan. Tujuannya untuk menyalurkan bakat wiraswasta yang dimiliki oleh para buruh sehingga dikemudian hari para buruh bisa menjadi seorang pengusaha dan juga menciptakan lapangan kerja. Sehingga akan mengurangi angka pengangguran dan menciptakan pemberdayaan ekonomi dari kelas buruh untuk menciptakan kesejahteraan taraf hidup buruh. Tidak selamanya orang harus menjadi pegawai dan hidup dari gaji majikan. Tetapi seorang individu harus maju dan berubah haluan menjadi seorang pengusaha. Itu adalah hal yang terpenting ketika pertumbuhan ekonomi mulai melambat dan terjadi gelombang PHK di mana-mana, maka para buruh harus mampu merubah nasib dengab menjadi seorang pengusaha dengan menjalankan bisnis UKM. Pemerintah harus mendukung program tersebut dan memberikan akses modal kredit kepada para buruh yang ingin menjadi seorang pengusaha. Pemerintah bisa membuat program mengenai kewirausahawan untuk para buruh dan bekerjasama dengan pihak perbankan. Program pelatihan bisa berupa bagaimana menjalani usaha kecil menengah, bagaimana membuat produk, serta bagaimana cara memasarkannya. Pendidikan kewirausahawan sangat penting bagi buruh untuj merubah pola pikir mereka menjadi orang yang mandiri.
Penting sekali bagi kaum Buruh untuk menyelenggarakan event-event alternatif selain aksi demonstrasi. Karena berdemonstrasi akan lebih menguras tenaga dan pikiran. Belum lagi jika suasana demonstrasi semakin mencekam dan di susupi oleh para provokator maka hal itu akan menciptakan kerusuhan yang akan merugikab kaum buruh sendiri. Jika demonstrasi yang diakhiri dengan terjadinya kerusuhan terjadi maka hal itu akan dilihat oleh dunia internasional. Mereka akan melakukan penilaian apakah Indonesia adalah negara yang dapat memberikan jaminan keamanan untuk investasi. Dalam situasi ekonomi global yang sangat sulit seperti ini kita butuh kestabilan politik dan keamanan untuk menarik investor menanamkan modalnya di Indonesia. Ini bukan pekerjaan yang mudah untuk meyakinkan para investor karena mereka akan melihat keadaab Indonesia layak atau tidak.
Demonstrasi membutuhkan biaya yang sangat besar. Negara juga harus mengeluarkan anggaran biaya yang besar untuk menjaga keamanan. Negara tidak akan membiarkan terjadinya kerusuhan di akhir demonstrasi. Karena jika kerusuhan terjadu maka hal itu akan merusak citra negara Indonesia di dunia internasional. Jika demonstrasi yang berjalan damai berakhir dengan kerusuhan maka akab merugikan kaum buruh dan juga negara. Dari kedua belah pihak akan terjadinya jatuhnya korban dan hal ini tidak boleh dibiarkan.
Kaum buruh harus menyadari efek negatif dari kerusuhan yang bisa terjadi jika benar benar demonstrasi damai yang tadinya berjalan dengan damai dan tenang tetapi diakhir acara ada provokator yang masuk dan menciptakan kerusuhan. Hal ini yang harua dipikirkan dengan baik dan matang, jangan hanya karena demonstrasi satu hari untuk menuntut hak haknya maka akan berakhir dengan kerusuhan. Ini harus dihindari dan tidak boleh dibiarkan.
Oleh : Septo Indarto (Pemerhati masalah politik, sosial dan budaya)








