Rober Christanto berorasi dalam momentum Halalbihalal DPC PDI Perjuangan Karanganyar bersama masyarakat di De'Tasikmadu Heritage, Sabtu (28/3/2026).
Klikwarta.com, Karanganyar – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Karanganyar menggelar momentum Halalbihalal bersama masyarakat di De'Tasikmadu Heritage, Sabtu (28/3/2026).
Selain menjadi ajang silaturahmi pasca-Lebaran, perhelatan ini ditegaskan sebagai langkah strategis memperkuat struktur partai sekaligus mengaktivasi sektor ekonomi kreatif (ekraf) lokal.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Karanganyar yang juga menjabat sebagai Bupati Karanganyar, Rober Christanto. Turut hadir Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sumanto, beserta jajaran tokoh senior partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
Dalam orasinya, Rober Christanto menginstruksikan seluruh kader untuk menjaga soliditas dan bergerak dalam satu barisan gotong royong. Menurutnya, Halalbihalal bukan sekadar seremoni rutin, melainkan pemantik energi untuk meningkatkan kontribusi nyata partai kepada konstituen.
"Momentum ini harus menjadi penguat kebersamaan kita. PDI Perjuangan harus hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi, dan terus memupuk semangat gotong royong demi kemajuan Karanganyar," tegas Rober.
Menariknya, agenda politik ini juga kental dengan nuansa pemberdayaan ekonomi. Rober menyoroti potensi besar sektor ekraf dalam menopang industri pariwisata daerah. Sebagai salah satu destinasi utama di Jawa Tengah, Karanganyar membutuhkan inovasi dari para pelaku kreatif untuk meningkatkan daya tarik kunjungan.
"Pemerintah daerah membuka ruang seluas-luasnya bagi industri kreatif. Saat musim liburan, ekraf adalah motor penggerak destinasi wisata kita," tambahnya.
Sebagai komitmen konkret, pemerintah melalui PUD Aneka Usaha yang mengelola De'Tasikmadu Heritage, telah menyiapkan infrastruktur penunjang seperti panggung pertunjukan. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi wadah bagi para seniman dan pelaku ekraf untuk mengekspresikan karya secara berkelanjutan.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPRD Jateng, Sumanto, mengingatkan para kader untuk tetap membumi dalam melayani rakyat. Ia mengutip filosofi Jawa agar kader menjauhi sikap adigang, adigung, adiguna (sombong atas kekuatan, kedudukan, atau kepandaian).
"Kesadaran kolektif bahwa kita saling membutuhkan adalah kunci. Jangan sekali-kali menjauh dari akar rumput," ujar Sumanto.
Dukungan nyata PDI Perjuangan terhadap ekraf ini menuai apresiasi dari komunitas seni. Anto KUDETA dan penyanyi dangdut asal Kerjo, Vivi Poleta, mengungkapkan bahwa ruang apresiasi yang diberikan pemerintah daerah sangat berarti bagi keberlangsungan profesi mereka.
"Kami butuh panggung untuk berkarya, dan Pak Bupati memberikan itu. Dukungan ini memacu kami untuk terus berinovasi," kata Vivi.
Melalui integrasi kegiatan politik dan pemberdayaan seni, DPC PDI Perjuangan Karanganyar berupaya membuktikan bahwa penguatan internal partai dapat berjalan selaras dengan percepatan pertumbuhan ekonomi kreatif di Bumi Intanpari.
Pewarta : Kacuk Legowo








