Keunikan Berbelanja Di Pasar Tradisional Dibandingkan Pasar Modern

Sabtu, 15/07/2023 - 14:57
Proses transaksi antar penjual dengan pembeli, Foto : pinterest/Grazi sem Cauã 2

Proses transaksi antar penjual dengan pembeli, Foto : pinterest/Grazi sem Cauã 2

Oleh : Zaky Abdurrahman

Klikwarta.com - Pasar dapat terbentuk karena adanya transaksi jual dan beli, adanya barang atau jasa yang diperjual belikan, dan terjadi kesepakatan antara penjual dan pembeli.  Pasar tradisional sering dianggap sebagai tempat untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari seperti bahan makanan.  Di Indonesia sendiri pasar sudah banyak tersebar dimana-mana dan menjadi tempat utama bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok. Di balik aktivitas jual-beli yang sibuk, ada daya tarik dan makna yang lebih dalam di balik pasar tradisional.

Di masa kini, pasar tradisional dengan pasar modern sering terjadi pro dan kontranya masing-masing. yang dimana lingkungan pasar tradisional kurang bersih, dimulai dari sampah, limbah pasar, hingga genangan air got yang meluap sehingga memicu bau aroma yang tidak sedap untuk di hirup. Dibandingkan dengan pasar modern yang terkenal kebersihan, penyusunan tata letak, kesejukan di dalam ruangan yang ber AC, dan tidak ada sampah di dalam pasar modern.

Tetapi, dibalik perdebatan itu, pasar tradisional tetap unggul di kalangan ibu rumah tangga, karena :

Harga barang dapat ditawar dan menjadi alternatif untuk berhermat

Tawar Menawar dalam pasar tradisional adalah hal yang sering dilakukan oleh penjual dan pembeli. Hal ini menjadi pasar tradisional lebih unggul dibandingkan dengan pasar modern. para pedagangnya menyediakan dengan harga yang murah dan tidak memberatkan pembelinya dengan cara tawar menawar agar penjual menurunkan harga yang mereka jual dari harga sebelumnya. 

Banyak pengencer menawarkan produk mereka dengan harga dan jenis barang yang berbeda. Tidak ada kesenjangan ekonomi antara pelaku ekonomi dalam pasar, tidak terjadi monopoli di dalam pasar, kegiatan ekonomi dalam pasar didasarkan atas kejujuran. Di pasar modern harga barang yang tertera tidak dapat ditawar, karena harga yang dicantumkan sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN). 

Barang yang dijual lebih lengkap

Banyak Pilihan Barang-barang yang ada di pasar tradisional juga jauh lebih lengkap daripada di supermarket apalagi minimarket. Hampir semua kebutuhanmu ada di pasar tradisional, mulai bahan mentah, sayur mayur, buah-buahan, alat rumah tangga, sampai pakaian dalam pun ada. "Selain bisa nawar dan lebih murah, kalau beli di pasar tradisional itu barangnya jauh lebih lengkap, barang yang nggak ada di supermarket biasanya tersedia di pasar tradisional.

Barang Fresh dan Berkualitas

Produk yang ada di pasar tradisional biasanya lebih segar. Itu terjadi karena para pedangang  selalu menyetok barang pagi-pagi sekali untuk dijual pada hari itu juga, sehingga barang lebih segar. Dan proses itu berlangsung setiap hari. 

Bersosialisasi dengan pedagang

Bisa Lebih Akrap Dengan Pedagang Kalau kita sering belanja di pasar tradisional, biasanya para pedangang akan ingat kalau kita adalah pelanggan tetap. Tentunya ini menjadi keuntungan tersendiri buat kita. Terkadang kita mendapatkan potongan harga dari penjual karena pembeli mempercayakan kualitas barang yang dijualnya.
 
Mendukung usaha-usaha kecil di dalam lingkungan pasar tradisional

Pada saat ini Semakin banyaknya minimarket dan supermarket menyebabkan pendapatan pedagang di pasar tradisional sedikit menurun. pedagang di pasar tradisional adalah pedagang kecil. Jika para pedagang kecil ini omsetnya menurun, otomatis para produsen seperti petani dan peternak juga terkena dampaknya.

Pada akhirnya pasar tradisional dan pasar modern memiliki keunggulannya masing-masing. Namun, balik lagi ke sudut pandang masing-masing mengenai pasar mana yang lebih baik antara pasar tradisional atau pasar modern. Tetapi pasar tradisional sudah ada sejak dulu kala, alangkah baiknya kita harus mempertahankan keberadaan pasar tradisional sebagai putaran poros ekonomi masyarakat.

Berita Terkait