Warga Indrapura Jaya Butuh Pembangunan Selokan
Klikwarta.com, Surabaya - Warga Indrapura Jaya, Kelurahan Tanjung Perak Surabaya harus hidup cemas ketika hujan deras. Mengingat setiap kali hujan deras, kampung padat penduduk ini terjadi banjir.
Anggota DPRD Jatim, Lilik Hendarwati mengaku saat serap aspirasi di Jalan Indrapura Jaya, warga keluhkan banjir yang menggenangi kampungnya setiap hujan deras. Banjir langsung terjadi usai hujan deras, dan dilihat sendiri oleh Lilik saat reses, Sabtu 14 Februari 2026 sore.
Warga menginginkan adanya pembangunan selokan yang dihubungkan sampai sungai di jalan raya. Jika air tidak mengalir sungai, maka genangan air lama surutnya.
"Jadi di sini kelihatan banjir, kalau hujan. Jadi mereka minta untuk bisa ada saluran dari sini ke sana, ke sungai. Biar kemudian air bisa mengalir ke sana. Kalau sekarang terlalu penuh," katanya.
Politisi asal PKS itu mengungkapkan bahwa dirinya juga pernah menerima aspirasi dari warga saat reses di tempat sama. Aspirasi itu disampaikan ke Anggota DPRD Surabaya, agar dibuatkan selokan. Meski demikian, Lilik akan berusaha untuk membantu masyarakat sekitar.
"Sebenarnya saya reses ke sini pernah tersampaikan, dan sudah saya sampaikan juga untuk teman-teman kota (DPRD Surabaya) agar membuatkan aliran ini. Nanti kita usahakan untuk bisa membantu," paparnya.
Aspirasi yang kedua adalah berkaitan dengan ibu pengajian. Mereka meminta seragam pengajian. Namun, yang menjadi Kendala saat ini adalah seragam tidak bisa diajukan lewat program pokir.
"Itu yang kadang kita repot. Ibu Senam juga bisik-bisik meminta seragam. Karena gini, jadi masyarakat kita ini, baik ibu-ibu maupun bapak-bapak, dalam pertemuan-pertemuan mereka, rutinitas pertemuan mereka, mesti seringnya yang diminta itu seragam," tuturnya.
Sementara aspirasi lain adalah permohonan bantuan untuk pengajian. Kaitan dengan operasional saja. Lilik bisa mengambilkan dari zakat profesinya.
"Nanti insya Allah bisa diambilkan dari zakat profesi saya kira masih bisa untuk membantu teman-teman pengajian," tambahnya.
Tak hanya itu saja, Ketua RW setempat meminta bantuan sembako untuk Jumat berkah.
Lilik menilai aspirasi masyarakat ini sebenarnya tidak muluk-muluk, mereka hanya ingin bisa hidup dengan lebih baik. (*)








