Diduga Rugikan Negara, Kasus Pemeliharaan Kendaraan Dishub Kaur Naik Ke Pidsus

Selasa, 27/04/2021 - 13:39
Kasi Intelijen Kejari Kaur A Ghufroni SH MH
Kasi Intelijen Kejari Kaur A Ghufroni SH MH

Klikwarta.com, Kaur - Penyidik seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kaur, melimpahkan berkas perkara pemeriksaan dugaan penyimpangan anggaran pemeliharaan atau operasional kendaraan Dinas Perhubungan Kabupaten Kaur tahun 2020. Seksi Intelijen Kejari Kaur melimpahkan penyelidikan Seksi Pidana Khusus (Pidsus). dan DPD LIPPAN JAYA Kabupaten Kaur sangat apresiasi atas tindakan Kejaksaan Negeri Kaur, Senin (26/04/2021).

Dengan dilimpahkan pemeriksaan ini, statusnya ditingkatkan menjadi penyidikan oleh seksi Pidsus. Selanjutnya, seksi Pidsus akan mendalami dugaan penyimpangan anggaran pemeliharaan kendaraan Dinas Perhubungan Kabupaten Kaur. Anggaran pemeliharaan kendaraan dinas ini mencapai Rp 946 juta dengan kerugian negara diduga mencapai Rp 500 juta. 

Dalam penyelidikan seksi Intelijen, ditemukan adanya dugaan ketidaksamaan antara biaya pembelian bahan bakar, pelumas dan suku cadang. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang peubahan atas Peratura Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah. 

Kajari Kaur, Nurhadi Puspandoyo, SH, MH melalui Kasi Intelijen, A. Ghufroni, SH, MH dalam siaran persnya menjelaskan, pelimpahan penyelidikan dugaan penyimpangan ini dilakukan setelah penyidik seksi Intelijen memeriksa saksi, pengumpulan data dan meminta keterangan pihak terkait. 

"Setelah dilakukan penyelidikan awal, ditemukan adanya indikasi penyimpangan, sehingga dilimpahkan ke seksi Pidsus guna di dalami dan dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap pihak terkait. Statusnya naik dari penyelidikan menjadi penyidikan," ujar Ghufroni kepada lintasnusantara.id. 

Dikatakan Ghufroni, dugaan penyimpangan anggaran pemeliharaan kendaraan dinas atau operasional Dinas Perhubungan ini menyangkut pada bus sekolah. Ada temuan, beberapa point ketidasesuaian dengan aturan yang berlaku dalam laporan pertanggungjawabannya. 

"Ya, hari ini kita limpahkan ke Seksi Pidsus untuk didalami lebih lanjut kasusnya," tegas Ghufroni.

Disisi lain, Asep Rianto Ketua DPD LIPPAN JAYA Kabupaten kaur, sangat mengapresiasi atas tindakan hukum yang dijalankan pihak Kejari kaur, ini merupakan keseriusan penegak hukum dalam memberantas korupsi, sehingga kedepannya dapat menjadi efek jera bagi yang mengacak-acak penggunaan keuangan Negara, dan kita akan terus pantau perjalan kasus ini pungkas Asep.

(Pewarta: Sulek)

Related News

loading...