Gubernur Sumut saat tinjau lokasi banjir bandang
Klikwarta.com, Labura - Pasca bencana banjir bandang di Kabupaten Labura Gubernur Sumatera Utara Edi Rahmayadi tinjau lokasi
banjir bandang di Desa Pematang Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).
Rabu 8 Januari 2020 sekira pukul 08.30 WIB rombongan menggunakan helikopter AW 119 KX mendarat di Lapangan SDN Padang Nabidang Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labura.
Turut dalam rombongan Gubernur Sumatera Utara, Kasdam I/ BB Brigjen TNI Untung Budiharto, Wakapolda Sumut Brigjen Pol, Mardiaz Khusin, Ka BNPB Prov Sumut, Ir H. Riadil Akhir Lubis M.Si,rombongan disambut Danrem 022/PT Kolonel Inf R. Wahyu Sugiarto, S.IP, M.Han, Bupati Labura H. Khairuddin Syah Sitorus, S.E, Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Agus Darojat, SIK, MH,Danyonif 126/KC Letkol Inf Mulyo Junaidi, Kasiops rem 022PT Mayor Inf Bambang Raditya, Kapenrem 022 PT Mayor Inf Djarwardi, Kabagops Kompol Marludin S.ag. Anggota DPRD Labura fraksi Golkar Edi Hasibuan, Hendrianto Sitorus, SE, Todat, Toga dan Tomas Desa Pematang Kecamatan NA IX-X.
Tepat pukul 09.00 WIB, rombongan Gubernur Sumatera Utara tiba di Jembatan Dusun Siria-ria Desa Pematang Kecamatan Na IX-X Kabupaten Labura berjalan kaki menuju SDN 112327 Siria-ria sebelum tiba di lokasi SDN ± 500 meter, Gubernur Sumatera Utara menanyakan data kerusakan dampak banjir bandang kepada Dandim 0209/LB LETKOL Inf Santoso.
Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso menjelaskan kepada Gubernur dan rombongan bahwa upaya-upaya yang sudah dilakukan TNI di lokasi bencana diantaranya, pembangunan 1 Jembatan Desa Hatapang dan lima jembatan di Desa pematang.
"Hari ini sudah bisa dilalui kendaran roda 2 dan roda 4. Pasca bencana personil TNI juga membantu membersihkan rumah-rumah warga, penerangan rumah warga, pembersihan sekolah, fasilitas jalan, kesehatan, serta menghibur warga yang terkena musibah", sampai Dandim ke Gubernur.
Dandim juga menjelaskan tentang rumah warga yang ikut terbawa arus, dan warga yang menjadi korban. Bahwa dari 5 korban yang hilang 3 diantaranya sudah ditemukan dan sudah di kebumikan, sementara 2 lagi belum diketahui keberadaannya sampai sekarang.
"Untuk pencarian 2 korban yang belum ditemukan akan ditangani Basarnas dan BPBD", ujar Dandim.
Usai menerima penjelasan dari Dandim 0209/LB Gubernur dan rombongan langsung tinjau lokasi banjir dan rumah warga yang rusak berat di Desa Pematang. Kemudian peninjauan bertolak ke SDN 112327 Siria-ria, rombongan disambut suka cita oleh masyarakat dan pelajar, pada kesempatan itu juga Gubernur beserta rombongan memberikan bingkisan makanan kepada Murid SD Negeri Dusun Siria ria.
"Kita tetap harus bersyukur karena bisa silaturahmi, walaupun keluarga kita masih ada yang belum ditemukan, ini semua adalah takdir Tuhan Yang Maha Esa", ucap Gubernur kepada masyarakat.
"Saya Hadir disini untuk melihat keadaan masyarakat Dusun Siria-ria bersama Kasdam I/BB dan Wakapolda Sumut. Kepada korban yang meninggal akibat banjir bandang saya mengucapkan turut belasungkawa, semoga Almarhum Husnul Khatimah", sambungnya. (Oelise)








