Duel Maut Saudara Ipar di Sumsel Dipicu Hutang Rp300 Ribu

Senin, 27/04/2020 - 09:01
ilustrasi.

ilustrasi.

Klikwarta.com, Sumatera Selatan - Duel maut saudara ipar inisial R (20) dengan Ed (25) menggemparkan warga Desa Pelimbangan, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan.

Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy SH SiK., MSi, melalui Kapolsek Cengal Iptu Dedy Suandy SH menceritakan kejadian tersebut bermula ketika sang adik R menagih hutang kepada kakak iparnya Ed. Namun, secara tiba-tiba, Ed mengamuk dan menganiaya R.

"Pada saat R dianiaya, Ed mengeluarkan pisau dari dalam tasnya dan pisau tersebut berhasil direbut R, hingga akhirnya ditusukan ke Ed dibagian dada sebelah kiri", terang Kapolsek saat dihubungi Klikwarta.com via WhatsApp, Senin (27/04/2020) sekira pukul 02.30 WIB.

"Ya, kejadiannya Minggu lalu (19/04). Kejadian dipicu karena ditagih hutang Rp 300 ribu oleh adik ipar", ungkapnya.

Sambungnya menceritakan, Ed meninggal dunia tak lama setelah kejadian. "Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa Ed tak tertolong lagi, mungkin kehabisan darah", jelasnya.

"R sudah kita amankan berikut barang bukti dan kini R sudah mendekam di sel tahanan", pungkas Kapolsek.

e

Sementara informasi dihimpun Klikwarta.com, duel maut tersebut terjadi pada Minggu (19/04/2020) sekira pukul 13.00 WIB. Berawal ketika R dan Ed bertemu sama-sama mencari sinyal handphone (hp).

Kemudian R menanyakan hutang kepada Ed. Rencananya, jika uang itu dikembalikan, R akan memberikannyan kepada sang ibu untuk membeli beras dan sisanya untuk membayar gilingan padi.

Pada saat ditagih, Ed menyuruh R untuk menunggu dan Ed pun beranjak pergi. Namun, tak lama kemudian, Ed yang kembali tanpa basa-basi langsung menendang R yang sedang duduk di sebuah ayunan sambil asyik bermain Hp, R pun terjungkal dan dianiaya Ed.

R sempat bangun dan diperkirakan akan melawan. Namun Ed langsung mencabut senjata tajam (sajam) jenis pisau dari dalam tas yang dibawanya dan langsung menikam R.

Tikaman pertama mampu dielak R dan pada tikaman kedua R menangkisnya hingga terluka dibagian tangan kanan, lalu R berhasil merebut pisau yang dipegang Ed. Tak cukup sampai disitu, Ed terus menganiaya R dengan mengambil sebuah balok kayu sepanjang kurang lebih satu meter dan memukulkannya ke kepala R hingga tersungkur.

Akhirnya, R yang memegang pisau berbalik melawan lagi dan menusukan pisau tersebut kearah Ed dan bersarang di dada Ed sebelah kiri.

Pada saat itu, Ed tidak menyadari pisau tertancap didadanya, Ed masih terus berupaya memukul R dengan balok kayu yang dipegangnya. Hingga ada warga yang melihat kejadian tersebut berteriak, akhirnya keduanya pun berhenti berkelahi.

Warga yang mengetahui hal tersebut langsung menghubungi pihak Polsek Cengal. Kemudian petugas kepolisian datang di TKP, Ed pun dibawa ke Puskesmas Cengal untuk dilakukan pertolongan, tapi sayang nyawanya tak tertolong lagi.

(Pewarta : Aliwardana)

Berita Terkait