Jeritan dan Tetesan Air Mata Guru Swasta Kedua Kalinya di Aceh Timur

Jumat, 11/11/2022 - 20:59
Guru Swasta saat audiensi dengan DPRK Aceh Timur
Guru Swasta saat audiensi dengan DPRK Aceh Timur

Klikwarta.com, Aceh Timur - Audiensi guru swasta yang kedua kalinya dengan DPRK Aceh Timur berlangsung haru. Para guru menyampaikan aspirasinya hingga meneteskan air mata di depan Kanwil Kemenag Aceh, Kemenag Aceh timur Ketua DPRK Fattah Fikri, Serta Iskandar Farlaki dari DPRA Fraksi PA, Jum'at (11/11/2022).

Aminah perwakilan semua guru honorer swasta yang hadir menetes air mata saat menyampaikan aspirasinya didepan ketua DPRK Fattah Fikri. Kendati demikian, dia berterima kasih keapda  Iskandar Farlaki DPRA komisi 1 Fraksi PA dan perwakilan Kemenag Aceh Timur serta Kasubag kepegawaian kemenag Aceh yang telah bersedia mendengarkan aspirasinya.

"Kami sudah lama mengabdi pada negara 22 tahun di daerah pedalaman Desa Semanah Jaya, Kabupaten Aceh Timur, jauh dari kata angan-angan kemakmuran sejahtera disekolah, mengingat dulu kami sempat didata sejak tahun 2013. Namun, sekarang tidak masuk pada pendataan tahun 2022, seolah-olah kami dianak tirikan, sedangkan anak yang baru masuk dipendidikan semua didata", sampainya.

Qudari Kasubag Kepegawaian Kemenag Aceh menjelaskan, bahwa dulu yang ikut CPNS 60 persen yang lewat, sedangkan 40 tidak lewat, jadi pendataan di tahun 2022 HK2 tidak memandang dari mana, honorer non ASN yang telah bekerja pada instansi pemerintah, yang menjadi rujukan bersama pendataan bukan diperuntukkan untuk dilakukan pengangkatan CPNS atau ke P3K pendataan non ASN diatur oleh fungsional negeri dan swasta dalam segala aspek.

"Terkait dari surat Kanwil, dari kabupaten/kota, ada sfekurasi sehingga dengan kabupaten/kota dapat terlaksana secepatnya dari pegawaian. Kami terus berjuang dan kita sudah berdialog pada mereka dipusat", ujarnya.

p

Sementara, Iskandar Farlaki DPRA dari fraksi PA dalam hal ini mengatakan kepada para guru tidak perlu audiensi kemana-kemana lagi, "Karena ini sudah kami tampung semua, apa yang terjadi pada saat ini, pertanyaan saya ini memang sangat penting kalau memang salah ya kita minta copot dan serta bakal kita laporkan ke Ombudsman, karena ini tangung jawab penuh pemerintah Aceh", tegasnya.

"Kita nantinya juga akan dorong DPD RI pusat dan saya akan minta kelengkapan dokumen didaerah untuk disampaikan kementerian agama pusat terkait guru honorer swasta punya pemerintah ini instruksi menteri jeritan guru honorer swasta seluruh Aceh juga sama", pungkasnya.

(Pewarta: Zainal Abidin pjt)

Related News