Lagi, Jaksa Tangkap DPO Korupsi BPD Curup

Senin, 04/03/2019 - 19:03
Terpidana Supratman Urip (tengah) saat diamankan
Terpidana Supratman Urip (tengah) saat diamankan

Klikwarta.com - Tim Intelijen Kejati Bengkulu bersama kasi pidsus Kejari Rejang lebong, melaksanakan penangkapan kembali terhadap DPO korupsi korupsi pengajuan kredit pada Bank BPD Curup tahun 1995 dan 1996.

DPO tersebut yakni Supratman Urip yang juga mantan pegawai Bank BPD Curup. Penangkapan terhadap Supratman ini merupakan kelanjutan atas keberhasilan pihak kejaksaan dalam mengungkap tempat persembunyian terpidana sebelumnya yakni, M. Taufik di Jakarta.

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Bengkulu Marthyn Luther saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan terpidana tersebut. 

"Iya benar, tim Intelijen Kejati Bengkulu bersama Kasi Pidsus Kejari Rejang Lebong kembali berhasil menangkap terpidana Korupsi atas nama terpidana Supratman Urip Mantan Pegawai BPD cabang Curup yang masuk dalam DPO,” kata Marthyn Luther, Senin (04/03/2019).

Ia menjelaskan selama ini terpidana tinggal di Lampung, terpidana merupakan salah satu dari 3 terpidana dalam Putusan Pengadilan Tinggi Bengkulu Nomor : 25/PID/2003/PT.BKL tanggal 10 Mei 2003, kasus tindak pidana korupsi Pengajuan Kredit pada BPD cabang Curup tahun 1995 dan 1996 dengan total Kerugian Negara sebesar Rp. 1.091.777.789,00. Bersama- sama dengan terpidana Drs. M. Taufik telah dilaksanakan penangkapannya oleh Tim Intelijen Kejaksaan Agung pada tanggal 26 Februari 2019 di Jakarta pusat dan pada tanggal 27 Februari 2019 dibawa ke Bengkulu untuk dieksekusi di LP Bentiring.

Informasi terhimpun, terpidana Supratman Urip pukul 12:15 WIB telah dibawa ke LP Bentiring untuk menjalanin hukuman pidana selama 2 (dua) tahun penjara denda Rp. 5.000.000,00 (lima juta rupiah) subsider 5 bulan serta uang pengganti sebesar Rp. 500.000.000,- (Lima ratus juta rupiah). (LJ)

TMMD

 

Related News