ilustrasi pasar tradisional
Oleh : Muhammad Alfiandi Afnan
Di pagi hari waktu subuh, biasanya masih terlalu pagi untuk memulai sebuah aktivitas.
Namun di waktu tersebut, ada sebuah tempat yang sudah memulai aktivitas sebagai tempat berbelanja, mencari sarapan, maupun mencari nafkah. Ya, sebut saja “Pasar Agung”.
Pasar Agung adalah salah satu pasar tradisional yang sudah ada sejak tahun 90-an. Pasar Agung ini terletak di Depok Timur dan pernah menjadi salah satu pasar tradisional kebanggan warga Depok.
Tidak ada yang spesial dengan pasar tersebut, hanya pasar tradisional tiga tingkat yang memiliki cerita di setiap tingkatannya. Di lantai satu misalnya, terdapat kios – kios penjual kebutuhan pokok seperti beras, sayur, daging, dan telur.
Para ibu rumah tangga dengan teliti memilih sayur segar yang tepampang sembari menawar harga kepada pedagang. Suara pisau penjual daging ayam yang sedang memotong tiap bagian daging ayam dengan cepat sudah terdengar dari kejauhan. Selain itu, pedagang daging sapi segar juga memperlihatkan daging segar dengan mengantungkan daging dan tulang rusuk sapi.
Berbeda dengan lantai satu. Ketika kita naik ke lantai dua, kita dapat menemukan penjual baju, sepatu, peralatan sekolah, dan juga perhiasan. Selain itu, pada lantai dua ini juga terdapat eskalator. Tetapi sangat disayangkan eskalator ini sudah tidak dapat digunakan lagi.
Meskipun isi Pasar Agung ini sudah cukup lengkap, tetapi sangat disayangkan terdapat kekurangan seperti fasilitas yang tidak memadai.
Fasilitas yang tidak memadai bukan satu-satunya masalah pada pasar ini. Buruknya manajamen sampah membuat belakang pasar dipakai untuk membuang sayuran busuk dan sampah-sampah lainnya hingga menumpuk. Hal ini membuat membuat bau yang tidak sedap, apalagi ketika hujan mulai turun.
Bangunan pasar juga tak luput dari kekurangan, dilantai tiga misalnya. Pada lantai tiga ini bagaikan tempat yang sudah terbengkalai, lantai dan tempat berjualan yang sudah mulai menghitam dan berkerak, serta sampah yang berserakan.
Tetapi mau bagaimana juga, dipasar tradisional yang tampak sederhana ini banyak memiliki peran penting dalam kehidupan. Banyak keluarga yang menggantungkan nasibnya untuk mencari nafkah kepada pasar tersebut. Para pedagang hanya bisa berharap agar pasar tersebut segera dibenahi agar pedagang dan pembeli dapat merasa nyaman.








