Pekan Ini Tak Ada Kabupaten Kota di Jabar Yang Berstatus Zona Merah

Jumat, 25/06/2021 - 11:02
Foto : Bisnis.com
Foto : Bisnis.com

Klikwarta.com, Purwakarta - Meski sebelumnya Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat dinyatakan zona merah, pada pekan ini di Jabar dinyatakan tidak terdapat lagi suatu daerah kabupaten/kota dengan status zona merah, hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat melaksanakan peninjauan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta, Kamis, (24/06/2021).

"Kabar baik dapat saya sampaikan, minggu ini tidak ada zona merah di Jawa Barat, sebelumnya masih terdapat zona merah yaitu terakhir Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat," kata Emil sapaan akrabnya.

Menurutnya, kabar baik ini berkat upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Pemerintah Kota dan Kabupaten dalam menekan penyebaran Covid-19 di seluruh wilayah Jawa barat. "Inilah sebuah upaya yang membuahkan hasil, tapi situasi masih belum normal, tetap harus melakukan upaya seterusnya," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika juga melaporkan hal-hal yang berkaitan dengan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Purwakarta.

"Tadi saya sudah laporkan ke pak gubernur bahwa penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Purwakarta paling banyak indukan awalnya dari kluster industri. Penanganan di wilayah tersebut kurang baik bahkan hanya diliburkan bukan diisolasi, mereka hanya melakukan isolasi mandiri dirumah dan pengawasan tidak ada kemudian treatment obat tidak ada dan akhirnya menularkan kepada keluarganya sehingga kontak erat begitu banyak," kata Anne.

Oleh karena itu, pihaknya telah menekan manejemen perusahaan melalui surat edaran, dan berahap segera ditindaklanjuti.

"Kemarin, kita sudah mengundang 16 perwakilan perusahaan yang di perusahaannya terdapat karyawan yang terkonfirmasi positif," ujarnya.

Menurut Anne, Pemkab Purwakarta telah menyiapkan tempat isolasi untuk karyawan yang terkonfirmasi positif di Prime Hotel, Kawasan Kota Bukit Indah.

"Tenaga medisnya juga sudah kita siapkan dari pemerintah kita berkolaborasi, karena kalau isolasi dirumah pengawasannya sulit tetapi kalau di tempat isolasi ada pengawasan dokter 24 jam dan treatment obat-obatan dan vitamin," kata Ambu Anne.

Sementara, berkaitan dengan antisipasi kekurangan obat hal itu juga dilaporkan kepada Gubernur.

"Sejak akhir pekan kemarin kami sudah kirim surat ke Dinkes Provinsi Jawa Barat. Tadi, gubernur mengatakan akan menelepon Kemenkes, mudah-mudahan direspon, agar Purwakarta diperhatikan. Karena itu sangat penting untuk treatment bagi yang positif Covid-19," pungkas Anne.

(Pewarta : IIK)

Related News

loading...