Pelimpahan Tahap II, Tersangka OTT Diserahkan ke Jaksa

Selasa, 09/04/2019 - 01:47
Rozano Yudistira Kasi Penuntutan Kejati Bengkulu
Rozano Yudistira Kasi Penuntutan Kejati Bengkulu

Klikwarta.com - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Saber Pungli Polda Bengkulu dengan tersangka HN oknum anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah dilimpahkan tahap II ke Kejaksaan Negeri Bengkulu, Senin (08/04/2019).

"Untuk pelimpahan hari ini terhadap tersangka HN, kita dakwakan pasal 12 hurup E  dan pasal 11 UU Tipikor. Pasal 12 minimal 4 tahun penjara dan pasal 11 minimal 1 tahun", kata Rozano Yudistira selaku Kasi Penuntutan Kejati Bengkulu.

"Kasus ini murni tipikor karena HN selaku anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah dengan kewenangannya meminta sesuatu kepada kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah kepada  saksi Mulya untuk pengesahan RAPBD tahun 2018", sambungnya memaparkan.

Lanjutnya dalam kasus ini, tersangka  sendiri telah mengakui perbuatannya.

"Memang ada permintaan dana sebagai uang capek kata tersangka, selaku ketua Komisi I DPRD Kabupaten Benteng, penyerahan ini terakhir yang di OTT tim Siber Pungli itu Rp 10 juta dan sebelumnya  ada pemberian uang pengesahan RAPBD  tersebut", jelas Rozano.

Dikatakan Rozano, untuk nominalnya itu berbeda ada Rp10, 5 juta sampai Rp20  juta, totalnya sekitar Rp45 juta serta barang-bukti yang diterima Rp10 juta pada saat OTT.

"Kita menduga ada kaitannya dengan  jabatan ketua Komisi I  DPRD Benteng, karena komisi I itu membawahi salah satunya Dinas Kesehatan dan yang melaporkan itu Ibu Kadisnya. Tersangka tetap ditahan 20 hari kedepan dan selama 20 hari itu dakwaan kita rampungkan untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Bengkulu", terangnya.

Sementara Bidkum Polda Bengkulu, AKP Ansori SH, menyatakan pihaknya saat ini belum bisa berbicara banyak soal kasus tersebut.

“Kita lihat proses persidangannya dulu. Selama ini ditahan di Polda dan disini tetap ditahan di Rutan Malabero,” kata Bidkum Ansori. (LJs)

TMMD

 

Related News