Telan Anggaran Rp5,501 Miliar, Pelebaran Ruas Jalan Jumantono - Jumapolo Ditarget Rampung 110 Hari

Rabu, 24/09/2025 - 23:22
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, saat menghadiri acara groundbreaking proyek pelebaran ruas jalan Jumantono-Jumapolo, Rabu (24/09/2025)

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, saat menghadiri acara groundbreaking proyek pelebaran ruas jalan Jumantono-Jumapolo, Rabu (24/09/2025)

Klikwarta.com, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memulai pengerjaan proyek pelebaran ruas jalan Jumantono-Jumapolo pada Rabu (24/09/2025).

Proyek ini bertujuan untuk memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung laju perekonomian di wilayah tersebut. Ruas jalan sepanjang 3,2 kilometer ini akan dilebarkan masing-masing satu meter di sisi kanan dan kiri, dengan tambahan pelebaran aspal setengah meter.

Pengerjaan proyek dipercayakan kepada kontraktor CV Putra Kalingga di bawah pengawasan konsultan CV Graha Citra Selaras.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, hadir langsung dalam acara peletakan batu pertama (groundbreaking). Dalam kesempatan itu, dia mengatakan proyek infrastruktur strategis ini menelan anggaran sebesar Rp5,501 miliar, dengan target pengerjaan akan selesai dalam 110 hari kalender.

"Hari ini kita mulai groundbreaking pelebaran ruas jalan Jumapolo – Jumantono. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp5,501 miliar, target waktunya direncanakan selesai dalam 110 hari kalender. Semoga berjalan lancar, dan awet. Jalan halus bebas jeglongan kita selesaikan sedikit demi sedikit," ujar Bupati Rober.

Bupati juga meminta maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama proses pengerjaan jalan ini.

"Kami mohon maaf kepada pengguna jalan Jumapolo – Jumantono. Mungkin ada sedikit gangguan perjalanan, tetapi tujuan kami jelas, yaitu melebarkan dan menghaluskan jalan supaya ke depan perjalanan menjadi lebih nyaman dan lancar," tambahnya.

Pemkab Karanganyar optimis, demgan pelebaran jalan tersebut konektivitas antar wilayah akan meningkat, distribusi hasil pertanian menjadi lebih mudah, dan secara keseluruhan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih pesat.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait