Video Penari 'Hot' Jadi Viral, Izin Usaha Jasa Hiburan Aleksis'x Spa Dicabut!

Satpol PP Kota Bengkulu saat sidak di Aleksis'x Spa, Senin malam (10/12/2018)
Satpol PP Kota Bengkulu saat sidak di Aleksis'x Spa, Senin malam (10/12/2018)

Klikwarta.com, Kota Bengkulu - Komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam memberantas tempat maksiat terselubung nampaknya tidak main-main. Hal itu dibuktikan dengan terbitnya surat peringatan kepada pemilik Aleksis'x Spa dari Dinas Pariwisata Kota Bengkulu. 

Dalam suratnya tertanggal 11 Desember 2018, Dinas Pariwisata memberikan Surat Peringatan kepada Karlizon selaku pemilik usaha Aleksis Spa, untuk menghentikan aktivitas usahanya karena dinilai melanggar.

Berikut isi surat dari Dinas Pariwisata Kota Bengkulu:

1. Terdapat penyalah gunaan izin usaha pariwisata penyelenggaraan kegiatan jasa hiburan dan rekreasi nomor pendaftaran usaha pariwisata 556/1934/DPMPTSP/2017.

2. Diharuskan kepada saudara untuk memberhentikan aktivitas atau kegiatan Aleksis Karaoke sejak diterimanya surat peringatan ini

3. Dengan adanya surat teguran ini, maka rekomendasi TDUP yang pernah dikeluarkan oleh Dinas Pariwisata nomor 556/32/D.PAR/2017 tanggal 7 Maret 2017 dicabut atau tidak berlaku lagi.

a
Surat Peringatan dari Dinas Pariwisata Kota Bengkulu

Sebelumnya, pada Senin 10 Desember 2018 malam, Satpol PP melakukan sidak ke Aleksis' Spa di Jalan Adam Malik Kota Bengkulu. Dalam sidaknya itu, Kasatpol PP Mitrul Ajemi memeriksa perizinan Aleksis'x Spa. Petugas juga memeriksa KTP para pengunjung dan pemandu lagu. 

Sementara pihak manajemen saat dikonfirmasi oleh Kasatpol PP Mitrul Ajemi mengelak dan mengaku dirugikan atas beredarnya video erotis di media sosial. Dalam video yang viral tersebut, nampak dua penari sedang menari di Aleksis'x Spa secara tidak senonoh serta melakukan adegan erotis. Penari diduga satunya adalah waria dan satunya lagi ada cewek yang dihadirkan pihak Event Organizer (EO). 

Atas beredarnya video erotis itu, pihak manajemen mengaku telah memutuskan kontrak dengan EO. 

(Bengkulutoday)

Related News