Ilustrasi pusat komando
*Perang Iran vs Israel–AS memasuki fase multidomain, sistem energi dan komunikasi terdampak
Klikwarta.com, Teheran - Konflik antara Iran dan koalisi Israel serta United States memasuki babak baru pada Jumat (6/3), setelah serangan tidak lagi terbatas pada operasi militer konvensional, tetapi juga meluas ke ranah siber dan infrastruktur strategis.
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa sistem komunikasi dan jaringan energi di beberapa wilayah Iran mengalami gangguan signifikan. Pemadaman listrik dilaporkan terjadi di beberapa kota, sementara akses internet sempat terganggu di tengah meningkatnya aktivitas serangan siber.
Para analis keamanan menilai serangan ini merupakan bagian dari strategi untuk melumpuhkan kemampuan komando dan kendali militer Iran, sekaligus mengganggu stabilitas domestik. Infrastruktur vital seperti pembangkit listrik, jaringan distribusi energi, dan sistem komunikasi menjadi target utama dalam fase baru konflik ini.
Di sisi lain, Iran juga diduga melakukan serangan siber balasan yang menargetkan sistem infrastruktur di Israel. Beberapa layanan publik dan jaringan komunikasi dilaporkan mengalami gangguan, meskipun dampaknya masih terbatas.
Militer Israel menyatakan bahwa operasi terhadap Iran kini mencakup berbagai domain, termasuk udara, darat, laut, dan siber. Pendekatan ini disebut sebagai upaya untuk menekan kemampuan Iran secara menyeluruh.
Sementara itu, serangan udara dan peluncuran rudal tetap berlangsung di saat yang sama. Koalisi Israel–AS terus menargetkan fasilitas militer Iran, sementara Iran mempertahankan serangan balasan menggunakan rudal dan drone.
Eskalasi ke perang siber ini meningkatkan kekhawatiran global, karena potensi dampaknya tidak hanya terbatas pada wilayah konflik, tetapi juga dapat memengaruhi sistem keuangan, energi, dan komunikasi internasional.
Komunitas internasional kembali menyerukan penahanan diri dari semua pihak. Namun hingga Jumat malam, belum ada indikasi penurunan intensitas konflik, yang kini berkembang menjadi perang multidomain dengan dampak yang semakin luas. (**)








