Lagi Tahun Politik, KRPK Kampanye Tolak Money Politics Besar-besaran di Blitar

Kamis, 21/12/2023 - 21:45
Massa KRPK saat Unras di Depan Kantor Walikota Blitar Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2023

Massa KRPK saat Unras di Depan Kantor Walikota Blitar Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2023

Klikwarta.com, Blitar - Pada masa berlangsungnya jadwal kampanye pemilu 2024, LSM Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK) Blitar menggelar unjuk rasa (unras) di kantor Walikota Blitar, Kejari Blitar dan Polres Blitar, Kamis (21/12/2023).

KRPK Blitar unras memperingati dan memaknai Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang sudah terperingati 9 Desember 2023 silam. Unras ini juga ia pakai untuk mengajak dan mendorong komitmen pemerintah daerah dan jajaran Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memberantas tindak pidana Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

"Pada momentum peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2023 ini, kita ingin mengingatkan terhadap bahaya laten politik uang atau money politics menjelang pesta demokrasi 14 Februari 2024 nanti. Money politics merupakan sebuah penyimpangan dari nilai-nilai demokrasi sekaligus ancaman bagi pemilu yang bersih, berintegritas dan bermartabat," kata Koordinator KRPK, Sabar Ruddin seusai unras. 

Money politics menurutnya juga tidak lepas dari cara pandang masyarakat sebagai pemilih yang permisif terhadap politik uang. Dikatakannya, politik uang juga jadi penyebab utama munculnya pemimpin yang korup dan tidak pro kepada rakyat.

"Untuk bisa menumbuhkan demokrasi yang sehat, bersih dan bermartabat dan berintegritas, maka kita sebagai penggerak bangsa tentunya harus bersama-sama memerangi perilaku negatif seperti praktik politik uang. Sebab, politik uang tentunya akan merusak sendi kehidupan bangsa," urainya.

Sementara Ketua KRPK Blitar M. Trijanto menambahkan, korupsi bukan lagi sekadar berita, tapi kanker ganas yang menjalar di segala sendi kehidupan. Pihaknya muak dengan para koruptor berkeliaran seenaknya, sementara rakyat dipaksa menelan pil pahit kemiskinan dan ketidakadilan.

Trijanto berujar juga tidak tanpa dasar. Di Blitar sendiri, bayang-bayang korupsi masih menghantui, dari dugaan korupsi KONI Kota Blitar yang mangkrak, hingga maraknya tambang pasir ilegal yang seolah kebal hukum.

"Kasus-kasus ini harus segera dituntaskan. Jangan jadikan Blitar sarang para perampok uang rakyat," tegas Trijanto.

Pewarta : Faisal NR

Berita Terkait