Ketua DPC PWA Kota Banda Aceh Khairul Anwar
Klikwarta.com, Banda Aceh - Ketua Dewan Pengurus Cabang Persatuan Wartawan Aceh (DPC PWA) Kota Banda Aceh desak Kapolda Aceh mengungkap motif pengeroyokan terhadap wartawan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Teuku Dedi Iskandar yang bertugas di Meulaboh, Aceh Barat.
Khairul Anwar menjelaskan, kasus yang menimpa Teuku Dedi Iskandar diduga pelaku telah menyusun strategi sebelum melakukan aksi pengeroyokan. Namun pasca insiden itu terjadi, muncul isu berkaitan hutang piutang, antara korban dengan pelaku.
“Polda Aceh harus investigasi, apa motif pengeroyokan yang menimpa Teuku Dedi Iskandar. Apakah motifnya utang-piutang, atau berkaitan dengan pemberitaan,” katanya, Selasa (21/1/2020) di Banda Aceh.
Menurutnya, Kapolda Aceh harus mengusut hingga tuntas pelaku pengeroyokan terhadap insan pers tersebut. “Kapolda Aceh harus betul-betul serius menangangani kasus pengeroyokan terhadap insan pers itu, dan juga membeberkan ke publik siapa pelaku utama pengeroyokan terhadap Teuku Dedi Iskandar itu, karena kasus kekerasan dan pengancaman insan pers sudah dua kali terjadi di Meulaboh,” jelasnya.
Ditambahkannya, kasus Teuku Dedi Iskandar diduga sengaja digulingkan ke publik untuk pengalihan isu atas berita dugaan pengancaman terhadap wartawan Modus Aceh. Apalagi korban sebelumnya sempat memberikan komentar pada media atas peristiwa yang dialami Aidil.
“Aksi pengeroyokan tersebut disinyalir merupakan pembungkaman nyata terhadap kebebasan pers di Aceh. Ini menjadi catatan hitam bagi dunia jurnalistik di Aceh,” ucapnya. (Red/Az)
Baca Juga : Wartawan Desak Aparat Hukum Tuntaskan Kasus Pengancaman dan Pembakaran Rumah Wartawan di Aceh








