Dana Desa Diharapkan Bisa Tingkatkan Ekonomi

Kamis, 27/02/2020 - 16:56
Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim Bayu Airlangga

Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim Bayu Airlangga

Klikwarta.com, Jatim - DPRD Jawa Timur mendukung langkah Gubernur Jawa Timur untuk percepatan sekaligus memanfaatkan penyaluran dana desa tahun 2020. Dana desa tersebut diharapkan bisa meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat di level pemerintah desa yang tersebar di 38 kabupaten/Kota seluruh Jawa Timur.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Bayu Airlangga mengatakan, bahwa manfaat dana desa jika digunakan dengan tepat, berdampak pada banyak hal. Selain pembangunan infrastruktur, juga akan menjadi stimulus pergerakan ekonomi di desa melalui BUMDes dan sejenisnya.

“Kami dari DPRD mendukung langkah Pemprov Jatim melakukan percepatan penyaluran dan pemanfaatan dana desa tahun 2020 ini agar segera bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” terang Bayu Airlangga, Rabu (26/2/2020).

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim ini menyebut DPRD akan ikut melakukan pendampingan kepada konstituen masing-masing supaya penggunaan dana desa ini tepat sasaran. “Yang lebih penting juga agar penggunaan dana desa ini tidak sampai melanggar aturan,” sahutnya.
 
Untuk itu, lanjut Bayu, semua pihak perlu melakukan pengawasan dari anggaran dana desa tersebut. Mulai dari pemerintah, aparat hukum juga harus terlibat sampai ke tingkat desa.

“Nanti, kami akan melakukan hearing dengan Kepolisian dan Kejaksaan untuk meminta petugasnya bersedia melakukan pendampingan hingga tingkat desa,” cetus politisi muda ini.

Bayu menilai pentingnya melakukan pendampingan agar kepala desa tidak terjebak dalam penyelewangan dana desa. “Berkaca dari kejadian sebelumnya banyak terjadi penyalahgunaan anggaran dana desa. Agar tidak terjadi pelanggaran perlu adanya semacam bimbingan teknis kepada kepala desa,” harapnya.

Seperti diketahui, tahun 2020 ini sebagian dana desa sudah digelontorkan di JAwa Timur sebesar Rp 3,06 triliun. Sedangkan total dana desa yang bakal di cairkan tahun 2020 adalah 7,654 Triliun di  7.724 desa. (Pewarta : Supra)

Berita Terkait