Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH., M.Hum, saat membuka Expo Pendidikan dan Kebudayaan Ke-V di Lapangan Fernandez Borong pada Selasa (28/4).
Klikwarta.com, Borong, 28 April 2026 – "Pendidikan sejati adalah pendidikan yang menjunjung tinggi kebudayaan dan kearifan lokal. Setiap anak yang tumbuh tidak hanya harus cerdas, tetapi juga mencintai budaya dan memiliki karakter yang baik," tegas Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH., M.Hum, saat membuka Expo Pendidikan dan Kebudayaan Ke-V di Lapangan Fernandez Borong pada Selasa (28/4).
Kegiatan yang mengusung tema "Pendidikan Kuat, Budaya Terjaga Mewujudkan Generasi Unggul dan Berkarakter" menjadi panggung untuk memadukan pengetahuan, kreativitas, dan produk hasil karya sekolah, sejalan dengan visi besar Manggarai Timur Maju, Sejahtera, Berbudaya, dan Berkelanjutan (Mama Seber).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Vinsensius Tala, menjelaskan bahwa Expo ini dibuat sebagai panggung ekpresi, ide, dan mimpi besar bagi anak-anak Manggarai Timur. Hal ini berawal dari kerinduan saat mengikuti event besar di kancah nasional seperti debat bahasa Inggris, vokal solo, dan berbagai mata lomba lainnya.
"Anak-anak Manggarai Timur bukannya tidak mampu bersaing. Hanya tidak terbiasa," ujarnya kepada media.

Dengan adanya Expo, ia menambahkan, anak-anak dapat tampil di panggung besar dan megah, sehingga talenta yang mereka miliki akan diasah dan terbiasa tampil di panggung-panggung lebih luas. "Ini juga menjadi wadah untuk memupuk bakat anak-anak sejak dini, agar mampu bersaing di kancah nasional," jelasnya.
Acara yang dihadiri oleh sejumlah pimpinan OPD, Wakil Ketua TPKK Kabupaten Manggarai Timur Emilia Naisa, dan utusan Yayasan Astra, menampilkan berbagai atraksi dari siswa utusan dari 12 MKKS dan 12 K3S dari setiap kecamatan di Manggarai Timur.
Para siswa menunjukkan kreativitas dan keahlian mereka dalam berbagai kategori perlombaan, mulai dari seni budaya lokal hingga inovasi pendidikan modern yang mengintegrasikan kearifan lokal.
Bupati Agas Andreas menegaskan bahwa Expo Pendidikan bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga ruang untuk merangkai berbagai kegiatan yang memperkuat identitas budaya Manggarai Timur. Tujuannya adalah mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja secara mandiri.
"Kita ingin generasi muda tidak hanya menjadi penerima kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja. Hal ini bisa terwujud jika mereka memiliki pengetahuan yang kuat dan cinta akan budaya sendiri," tambahnya.
Kegiatan Expo Pendidikan ini diharapkan dapat menjadi momentum awal bagi anak-anak Manggarai Timur untuk lebih percaya diri dalam menunjukkan kemampuan mereka di tingkat yang lebih tinggi, sekaligus menjaga dan mengembangkan kebudayaan lokal sebagai bagian penting dari identitas bangsa.
Kontributor : Kordian








