Politisi DPD Partai Demokrat Jawa Timur Agus Dono Wibawanto
Klikwarta.com, Jatim - Politisi senior DPD Partai Demokrat Jawa Timur Agus Dono Wibawanto berharap agar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa segera menggelontorkan bantuan modal untuk sektor UMKM.
Langkah itu harus segera dilakukan agar pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur yang melambat akibat pandemi Covid 19 stabil kembali.
Menurut dia, untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi Jatim yang merosot, program relaksasi bagi sektor UMKM harus segera direalisasikkan. Pemerintah harus segera menyuntikkan bantuan modal supaya perekonomian kembali bergairah.
"Pertumbuhan ekonomi sekarang kan anjlok dan harus segera didorong. Pemerintah provinsi melalui OPD harus harus segera merealisasikan program-program seperti yang sudah diusulkan saat reses. Dan kemarin sudah dibicarakan dalam rapat Banggar," kata anggota Banggar DPRD Jatim itu.
Agus Dono mengaku, pandemi Covid-19 membuat sektor ekonomi Jatim melemah. Karena permintaan pasar mengalami penurunan, baik untuk ekspor maupun konsumsi dalam negeri.
"Hanya pemerintah yang bisa menaikkan pertumbuhan Kenapa mereka yang punya uang kalau sektor swasta atau PMA saya pikir jelas masih terpukul," tambahnya.
Pemprov Jatim melalui bank UMKM harus berani memberikan kemudahan bagi sektor UMKM yang beberapa saat lalu merosot akibat pandemi covid 19.
"Seperti ini yang sebenarnya harus segera dipacu dan saya kira itu harus dari anggaran APBD. Disamping itu sektor perbankan berani mengambil keputusan memberikan kemudahan kredit," tandasnya.
Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan I hanya mampu mencatatkan 3,04 persen years on years. Melambat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya mencapai 5,55 persen.
"Pertumbuhan ekonomi secara years on years ini yang terkecil selama periode 2015-2020 pada periode yang sama," ujar Kepala BPS Provinsi Jawa Timur Dadang Hardiwan, Selasa 5 Mei 2020.
Sekadar diketahui, selama lima tahun terakhir pada triwulan I selalu berada di angka 5 persen. Namun tidak dengan tahun ini yang hanya mencatatkan 3,04 persen.
Mantan ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim itu berharap pemerintah membantu sektor perikanan, pertanian dan perkebunan yang terus tumbuh meski dihantam pandemi Covid-19. Menurut dia pandemi covid 19 harus dijadikan momentum untuk memperbaiki sektor tersebut agar kedepan Jatim tidak bergantung produk impor.
"Terutama untuk membackup sektor yang lagi tumbuh seperti perikanan pertanian dan perkebunan. Saat ini pemerintah dan OJK bergotong-royong dan perbankan tujuannya agar kita bisa mandiri dan menyesuaikan inflasi," pungkasnya.
(Pewarta : Supra)








