Panglima TNI saat Menerima Kunjungan Perdana Kapolri
Klikwarta.com - Institusi Polri menduduki peringkat kedua setelah TNI dalam hal kepuasan publik. Hal itu berdasarkan hasil survei dari Lembaga Survei Alvara Research Center yang merilis data kepuasan publik terhadap kinerja lembaga negara di 100 hari kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo.
CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali mengatakan, posisi pertama diduduki oleh TNI dengan tingkat kepuasan 85,2 persen. Lalu, posisi kedua diduduki Polri dengan tingkat kepuasan 72,7 persen.
Kemudian, posisi ketiga dan keempat masing-masing diduduki Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK) dengan tingkat kepuasan masing-masing 72,7 persen dan 72,4 persen.
Adapun KPK berada di posisi kelima dengan tingkat kepuasan 71,1 persen dan disusul oleh Kejaksaan Agung di posisi keenam dengan tingkat kepuasan 70,1 persen.
Sedangkan peringkat ketujuh hingga kesebelas diduduki oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) 65,3 persen, KPU 63,3 persen, Partai Politik 60,8 persen, MPR 60,2 persen dan DPR 53,7 persen.
Menurutnya, Polri bisa ada di posisi kedua karena adanya Program Promoter (Profesional, Modern, Tepercaya) yang digagas oleh Jenderal (purn) Tito Karnavian dan dilanjutkan Kapolri Jenderal Idham Azis.
"Peringkat terbawah masih ditempati oleh lembaga lembaga legislative (DPR, MPR), dan Partai Politik," kata Hasanuddin dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (14/2/2020), dilansir dari Merdeka.com.
Untuk diketahui, survei ini didasarkan pada hasil survei yang dilakukan Alvara pada akhir Januari hingga awal Februari dengan 1.000 responden dan margin error 3,16 persen, serta Tingkat Kepercayaan 95 persen.
Data ini diperoleh melalui wawancara tatap muka yang dilakukan dengan multistage random sampling di 13 provinsi Indonesia. (BT)








