Prihatin Kasus Pencabulan, PMII Minta Pemerintah Beri Solusi

KOPRI PMII saat menggelar aksi demo,  Sabtu (25/11/2017).
KOPRI PMII saat menggelar aksi demo, Sabtu (25/11/2017).

Klikwarta.com -  Prihatin atas kasus pencabulan yang terjadi di Bengkulu Selatan, Korp Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI PMII) menggelar aksi demo, Sabtu (25/11/2017). Demo dengan membawa massa sekitar 60 orang, KOPRI PMII meminta pemerintah hadir memberikan solusi atas berbagai kasus pencabulan, pemerkosaan dan kekerasan seksual lainnya, dimana para korban adalah anak-anak dan ibu rumah tangga.

"Aku, kamu dan kalian, lawan kekerasan seksual," kata Erfina dalam orasinya. 

Dikatakan Erfina, kasus kekerasan seksual di Bengkulu Selatan sudah sangat darurat dan memprihatinkan, terlebih korban didominasi anak-anak dibawah umur. "Namun pemerintah seolah diam, seharusnya ada tindakan konkrit bagaimana mengatasi dan memberikan solusi terhadap korban," ujar Erfina.

"Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian dan kepekaan kami terhadap para korban kekerasan seksual, sebab korbannya adalah anak-anak dan perempuan," kata Erfina. Dikatakannya, kasus pencabulan di Bengkulu Selatan sudah sangat keterlaluan, baru-baru ini bahkan anak-anak dibawah umur menjadi korbannya. Sebelumnya juga terjadi kasus pemerkosaan dengan korban ibu rumah tangga. Kasus lainnya yakni pencabulan dengan pelaku merupakan pemuka adat.

"Itu semua potret bahwa Bengkulu Selatan darurat kekerasan seksual, pemerintah harus hadir menjawab dan memberikan solusi," ujar Erfina. Pihaknya sebagai organisasi kemahasiswaan meminta Pemda Bengkulu Selatan untuk proaktif menyikapi kasus-kasus tersebut. "Selain itu kami minta para pelaku untuk dihukum seberat-beratnya," imbuhnya. (WS)

Dibaca: 23 kali

Related News