Terkait Syarat Calon Walikota dan Wakil Walikota Pada Pilkada 2020, KPU Bitung Gelar Sosialisasi Bersama Media

Sabtu, 08/08/2020 - 09:34
KPU Bitung Gelar Sosialisasi Bersama Media
KPU Bitung Gelar Sosialisasi Bersama Media

Bitung, Klikwarta.com - Gandeng Media, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung menyelenggarakan sosialisasi Syarat calon Walikota dan Wakil Walikota  pada pilkada serentak tahun 2020.

Kegiatan sosialiasi dipimpin oleh ketua KPU Bitung Deslie Sumampouw dan di dampingi oleh Komisioner KPU Bitung Bidan Divisi SDM dan Parmas, Iten Emanuel Konjongian, bertempat di Aula KPU, Jumat (7/8/20).

Ketua KPU Bitung Deslie Sumampouw mengatakan kegiatan sosialiasi tersebut bagian dari persiapan pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020.dan juga sosialisasi terkait syarat yang harus dipenuhi oleh Partai Politik dan pasangan bakal calon untuk maju pada Pemilihan Wali kota dan wakil wali kota Pada Pilkada 2020. Dan bakal calon dan juga publik mengetahuinya apa saja yang harus di penuhi nanti.

"Akibat pandemi, pelaksanaan pemungutan suara pilkada serentak yang semula  dijadwalkan tanggal 23 September diundur menjadi 9 Desember 2020. Adanya perubahan jadwal tahapan pilkada itu yang perlu kita sosialisasikan, sebagaimana tertuang dalam PKPU Nomor 5 tahun 2020 dan Surat Edaran Nomor 20 tahun 2020. Untuk itu Saya berharap teman-teman media bisa menjadi perpanjangan tangan dalam hal mempublikasan,agar bisa diketahui oleh publik,dan Calon maupun Partai Politik pengusung calon di Pilkada 2020," ujarnya.

Deslie juga menambahkan bahwa baik Parpol ataupun Bakal Calon harus mengisi beberapa Formulir diantaranya Surat Keterangan diantaranya surat bebas Narkoba,surat keterangan dari pengadilan yang menyatakan bahwa tidak pernah di pidana dan SKCK,ijazah Paslon walikota dan wakil walikota harus di legalisir oleh sekolah asal atau dinas terkait.

"Untuk itu kami berharap, hal ini bisa di publikasikan agar masyarakat bisa tau berbagai tahapan pilkada yang di lakukan oleh KPU kota Bitung,karena itu peran media sangatlah penting dalam mensukseskan pilkada serentak tahun 2020,"tambahnya.

Sekentara itu Kepala Divisi  SDM dan Parmas, Iten Emanuel Konjongian, menegaskan tentang syarat dan yang menjadi standar harus dipenuhi oleh bakal calon Wali kota dan Wakil wali kota pada Pilkada serentak 2020. Di mana setiap  Partai Politik yang mengusung Pasangan calon harus dan wajib mengisi beberapa Formulir sesuai peraturan PKPU Nomor 1- 2020.

" Partai politik pengusung Calon wajib mengisi beberapa formulir sebagai persyaratan yang wajib untuk dipenuhi sebagai ketentuan aturan PKPU Nomor 1 tahun 2020,"kata Konjongian

Lebih lanjut Konjongian mengatakan sesuai ketentunnya Partai politik yang bisa mengusung pasangan Calon harus memenuhi syarat 20 persen dari 30 kursi di DPRD atau berjumlah 6 kursi, tanpa harus berkoalisi. Bisa juga menggunakan syarat lain  yaitu 25 persen dari jumlah kertas suara, tapi yang bisa mengusulkan adalah partai yang mendapatkan kursi di DPRD kota Bitung.

" Ada dua Partai yang sudah memenuhi syarat, itu adalah PDIP dan Nasdem, dimana masing-masing memiliki 8 dan 7 kursi di DPR. Tanpa harus koalisi. Tapi  jika kedua partai tersebut  masih ingin berkoalisi dengan partai lain itu sah-sah saja, tidak masalah,"Jelasnya lebih lanjut

Konjongian juga menambahkan bahwa setelah pendaftaran Paslon harus melakukan pengecekan kesehatan di rumah sakit, yang sudah ditentukan oleh KPU sesuai aturan yang ada, dengan pemeriksaan kesehatan menyeluruh dilakukan oleh Tim dokter ahli psikologi dan BNN

"Sesuai aturan pemeriksaan kesehatan harus di lakukan di rumah sakit tipe A,dan untuk sulut rumah sakit tipe A hanya satu yaitu RSUP Kandou,dan KPU sudah berkordinasi dengan IDI terkait hal ini,dan tim dokter semua dari Independen," Tambahnya.

Untuk pendaftaran pencalonan dilakukan pada 4-6 September mendatang,tandasnya.tutup Konjongian.

kegiatan ini di hadiri oleh Ketua KPU Biung dan Kepala Bidang Divisi SDM dan Parmas serta sejumlah wartawan biro Bitung.

(Pewarta : Laode)

Related News

Loading...
loading...