Berproses di PMII, Subhan Amin Kini Jadi Caleg PKB

Subhan Amin
Subhan Amin
Ndokagawa
Polda-SMSI Bengkulu.
Erlan Oktriandi
Polda Bengkulu

Klikwarta.com - Organisasi kemahasiswaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) telah membuktikan kader dan alumninya mampu berkiprah dalam berkontribusi membangun bangsa. Saat ini, tercatat ribuan alumni PMII yang menjadi politisi, birokrat, ulama dan berbagai profesi lainnya. 

Organisasi PMII juga mencatat salah satu alumninya pernah menjadi Wakil Presiden RI, yakni Hamzah Haz. Selain itu, alumni PMII kini menyebar di berbagai partai politik. Namun diakui, salah satu partai yang menjadi naungan besar bagi alumni PMII adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

Partai ini selain dimotori oleh Muhaimin Iskandar yang notabene alumni sekaligus mantan Ketua Umum PB PMII juga menjadi basis besar bagi alumni PMII yang ingin mencapai puncak karir politik di parlemen dan eksekutif.

Di Bengkulu, PKB juga menjadi lokomotif politik bagi alumni PMII. Salah satu alumni PMII yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni PMII Bengkulu Subhan Amin juga bergabung di PKB. 

Subhan Amin saat ini menjabat sebagai Bendahara DPW PKB Bengkulu. Dia menjadi caleg dapil 2 yang meliputi Kecamatan Selebar dan Kecamatan Kampung Melayu dengan nomor urut 10. 

Menurut Subhan, berpolitik adalah bentuk pengabdian sebagai kader PMII dan alumni. Sebab, politik yang dijalankan dengan amanah dan konsistensi adalah sebuah ibadah. 

Saat ini menurutnya parlemen harus diisi oleh figur-figur muda yang kompeten dan teruji yang telah berproses di organisasi. Sehingga kematangan politik dapat menjadi bekal ketika bersuara di legislatif.

Tanpa adanya figur-figur muda yang progresif maka legislatif tidak akan produktif menjalankan fungsinya, sebab, nuansa kritisisme itu dibentuk dari kaderisasi di organisasi. 

"Pembangunan yang berdampak pada kesejahteraan rakyat harus diperjuangan lewat suara legislatif di parlemen, untuk itulah dibutuhkan caleg yang konsisten dan amanah juga yang terpenting memiliki kemampuan yang mumpuni dan teruji," katanya.

Saat ini kata Subhan adalah era milenial, dimana segala sesuatu harus bernuansa muda, enerjik dan progresif. "Ini adalah zamannya kita, dimana semuanya serba milenial, dari mulai teknologi, aplikasi dan sebagainya, semua milenial dan kita menjadi bagian dari itu," urainya.

"Jika masyarakat ingin wakil dilegislatif yang berkompeten dan memiliki komitmen tinggi, maka harus memilih wakil yang memiliki komitmen dan amanah," sampainya. (BT)

Dibaca: 39 kali

Related News

mendes

 

prov