Pemimpin BICI, Mujianto. (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)
Klikwarta.com, Blitar - Blitar Information Centre Institute (BICI) ragu dengan keberadaan Tim Percepatan Pembangunan dan Inovasi Daerah (TP2ID) Kabupaten Blitar bisa membantu mewujudkan visi misi Bupati Rini dan Wakil Bupati (Wabup) Rahmat untuk masa pemerintahan tahun 2021-2024.
BICI yang dipimpin Mujianto menilai pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Inovasi Daerah (TP2ID) belum mencerminkan kesinambungan dan keseriusan dalam respon cepat keberadaan kondisi di lapangan.
"Menurut pandangan kami, anggota dalam struktur TP2ID sebagian besar harusnya diisi oleh para pelaku pemerhati sosial ataupun para pelaku kebijakan publik yang relevan dan kompeten. Apalagi mereka tidak ada dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah yang ada di Kabupaten Blitar," ucap Mujianto saat menggelar konferensi pers dihadapan awak media di salah satu cafe di Kabupaten Blitar, Kamis (11/11/2021).
Mujianto berpandangan yang dibutuhkan dalam Tim Percepatan Pembangunan dan Inovasi Daerah (TP2ID) itu bukan hanyalah sebuah labelitas, tetapi yang dibutuhkan kapasitas seseorang yang benar benar memahami mekanisme sistem pemerintahan dan kultur kehidupan masyarakat Kabupaten Blitar.
"Untuk itu kami pesimis dengan keberadaan TP2ID ini, bisa mewujudkan harapan masyarakat Kabupaten Blitar apalagi bisa mewujudkan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Blitar yang notabene sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Blitar tahun 2020," tukasnya.
"Saya kira di Kabupaten Blitar ini banyak pegawai yang memiliki skill mulai dari eselon dua, tiga, mupun eselon empat yang semuanya memiliki kompetensi strata sarjana. Harusnya orang yang masuk dalam struktur tim itu yang sudah mempunyai rekam jejak pengetahuan dan pengalaman yang panjang dan mengetahui keberadaan Kabupaten Blitar serta memahami secara utuh," tambahnya.
BICI, kata dia, berharap kepada Bupati Rini untuk mengambil sikap atau mengevaluasi eksistensi tugas dan fungsi TP2ID sejauh ini. Itu diperlukan agar apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab TP2ID benar-benar sesuai kehendak seluruh masyarakat Kabupaten Blitar.
"Kami berharap kepada Bupati Blitar segera mengambil langkah, agar TP2ID bisa bekerja dan berkarya sesuai tupoksinya agar bisa seiring dan sejalan dengan harapan masyarakat kabupaten Blitar.TP2ID harus bisa memahami kondisi masyarakat, baik dari segi perekonomian, pendidikan, kesehatan maupun kehidupan sosialnya yang saat ini masih dalam pandemi Covid-19 yang belum juga usai," tegasnya.
(Pewarta : Faisal NR)








