Dengan Pendekatan Humanis, Pemerintah Kota Menata Ulang Pedagang Pasar Minggu

Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi melakukan penataan ulang pedagang Pasar Minggu bersama Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Marjon dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (10/10).
Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi melakukan penataan ulang pedagang Pasar Minggu bersama Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Marjon dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (10/10).
Polda Bengkulu

Klikwarta.com - Setelah sukses melakukan penataan terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Kedondong dan Jalan Belimbing Pasar Panorama, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kembali menata PKL kawasan KZ Abidin II Pasar Minggu atau tepatnya di depan kawasan Mega Mall dan sekitarnya.

Dalam penataan ini, Pemkot Bengkulu akan menggunakan pendekatan yang humanis. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi saat melakukan kunjungan ke kawasan tersebut bersama Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Marjon dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (10/10).

“Hari ini kita menata ulang pedagang Pasar Minggu, KZ Abidin I dan KZ Abidin II agar cita-cita Kota Bengkulu yang rapi dan bersih dapat terwujud. Polanya tetap sama, dengan pendekatan persuasif dan humanis, kita bujuk pedagang dengan berdialog karena sudah kewajiban pemerintah hadir ketika masyarakat membutuhkan rasa nyaman,” Kata Wawali.

Dalam kesempatan ini, Wawali mengimbau camat, lurah, kepala pasar bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu dapat memaksimalkan kinerja di lapangan.

“Ini saatnya perangkat daerah terkait membuktikan kinerja dan memaksimalkan aparat untuk menertibkan pasar, saya tunggu hasil nya,” kata Dedy.

Sementara itu, Sekda Kota Bengkulu Marjon mengingatkan lahan parkir di Pasar Minggu tidak untuk diperjualbelikan dan dipindahtangankan.

“Tiada istilah lahan parkir dijual atau disewakan, kalau ada saya perintahkan Kepala Dinas Perhubungan untuk menindaklanjuti agar diberhentikan,” tegas Marjon.
Ia menambahkan sidak kali ini bukan pengusuran tetapi penataan. “Kita mengutamakan keamanan, kenyamanan para pedagang dan pembeli, harapan kita pihak Megamall juga ikut menertibkan dan memberikan kontribusi bagi seluruh pembeli dan pedagang,” tutupnya.

Tampak hadir FKPD Kota, Ketua DPW Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Provinsi Bengkulu, dan beberapa tokoh masyarakat, dalam kunjungan tersebut. (ADV/MC)

wawali

Dibaca: 9 kali

Related News

mendes

 

prov