Tim Monev KPK kunjungi Pemkab Blitar
Klikwarta.com, Blitar - Bupati Blitar Drs. Rijanto memastikan konsep Kabupaten Blitar yang tergolong daerah di Indonesia yang mengusung Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrat Bersih Melayani (WBBM) menjadi tujuan utama dalam menghadirkan pemerintahan bersih yang melayani kepentingan masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Bupati Rijanto, saat menerima kunjungan kerja tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pendopo Ronggo Hadinegoro Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar.
"Itu (WBBM dan WBK) terget kita. Yang mana ini tentunya kita siapkan dalam rangka komitmen untuk memerangi dan mencegah korupsi di lingkungan PemerintahKabupaten Blitar," jelas Bupati Rijanto kepada awak media seusai acara, Kamis, (12/09/2019).
Dijelaskan Bupati Rijanto, rancangan WBK dan WBBM itu akan diterapkan di sejumlah lembaga dan Badan lingkungan Pemkab Blitar.
"Yang mana kita siapkan adalah rumah sakit Wlingi, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dispendukcapil dan Kecamatan Wlingi," ucap dia.
Walaupun demikian, secara umum penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Blitar terus digalakkan upaya tindakan pencegahan korupsi. Beberapa hal bidang pelayanan kepada masyarakat yang dinilainya sangat rawan berpeluang timbul korupsi, seperti sektor perencanaan, penganggaran, pengelolaan aset daerah, hingga pengadaan barang dan jasa.
"Karena apa yang kita lakukan adalah betul-betul murni untuk pencegahan korupsi. Ini alhamdulillah Kabupaten Blitar progres upaya pencegahan korupsi di Jawa Timur, berada di peringkat lima besar menurut tim dari KPK," ulasnya.
Sebagaimana diketahui, kunjungan kerja tim Monev KPK di Kabupaten Blitar ini dalam rangka untuk menyampaikan catatan-catatan dan beberapa pekerjaan rumah yang harus dikerjakan lebih intensif oleh Pemkab Blitar dalam rangka upaya optimalisasi pencegahan korupsi, demi tercapainya pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Blitar yang baik.
(Faisal / HMS / Adv/)








