HOAX! Isu Seorang Warga Terjangkit Covid-19 di OKU Timur, Masyarakat Diminta Tidak Panik

Sabtu, 21/03/2020 - 00:45
Bupati OKU Timur saat konferensi pers
Bupati OKU Timur saat konferensi pers

Klikwarta.com, Sumatera Selatan - Terkait informasi yang menyebar di kalangan masyarakat Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan bahwa ada seorang warga terjangkit virus corona atau Covid-19 adalah HOAX.

Hal tersebut ditegaskan Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S.Sos, MSi, dalam konferensi persnya Jumat (20/03/2020), bahwa di OKU Timur masih zero (0) kasus virus corona. "Jadi seluruh informasi yang beredar di kalangan masyarakat tidak benar alias HOAX", katanya.

Bupati menjelaskan, bahwa Direktur RS dan Dinas Kesehatan selalu memberikan informasi setiap dua jam sekali kepada dirinya. "Terkait adanya informasi seorang kepala sekolah yang sakit, itu tidak benar, belum ada pasien yang ditemukan dengan suhu tubuh diatas 38 derajat celcius", jelasnya.

"Saya sendiri sudah flu delapan hari delapan malam, tapi baik-baik saja. Sudah saya cek. Yang penting jaga kesehatan dan harus berhati-hati", sambungnya. 

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan tidak panik. "Tidak ada larangan untuk berkumpul. Sholat Jumat tetap dilaksanakan seperti biasanya", ujarnya lagi.

Lanjutnya, Pemkab OKU Timur mengambil kebijakan untuk meliburkan sekolah dari PAUD sampai SMP, dimulai pada tanggal 21 Maret 2020-3 April 2020. Hal ini juga sesuai instruksi Gubernur Provinsi Sumatera Selatan untuk waspada dan mencegah penyebaran Covid-19. 

Sekolah yang diliburkan dibawah kementerian Agama dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten OKU Timur. Semua sekolah akan menerapkan metode belajar di rumah.

"Setelah mengamati dan melaksanakan rapat bersama. Diputuskan untuk sekolah (pelajar) diliburkan, mulai pada hari Sabtu 21 Maret 2020 hingga 3 April 2020 (belajar di rumah) dan peroses pendidikannya tetap dibimbing oleh wali kelas masing-masing", ungkap Bupati.

Tambahnya berpesan, kepada jajaran pemerintah wajib selalu melaksanakan kegiatan seperti biasanya (setandar). "Jaga kesehatan, bersih lingkungan, tempat kerja dan pribadi maupun jasmani untuk selalu bersih", ujarnya.

(Pewarta : Aliwardana)

Related News

Loading...
loading...