Buka Bimtek Membaca Nyaring, Tamrin Tegaskan Pentingnya Peran Strategis Guru dan Orang Tua

Selasa, 25/11/2025 - 18:16
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tanjungpinang, Tamrin Dahlan, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring Tahun 2025

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tanjungpinang, Tamrin Dahlan, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring Tahun 2025

Klikwarta.com Tanjungpinang - Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tanjungpinang, Tamrin Dahlan, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring Tahun 2025 yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungpinang di Ruang Studio Disperpusarsip Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (25/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 24 hingga 27 November 2025, diikuti oleh peserta dari berbagai kategori. Pembukaan kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungpinang Meitya Yulianty, narasumber Dwi Renya Roosaria, S.H., selaku pendiri Reading Bugs – Komunitas Read Aloud Indonesia, perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, serta para peserta Bimtek dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya sekaligus secara resmi membuka kegiatan Bimtek, Tamrin Dahlan menyampaikan apresiasi kepada Disperpusarsip Kota Tanjungpinang yang terus menghadirkan program peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang literasi. Menurutnya, membaca nyaring merupakan metode pembelajaran yang efektif dan memiliki dampak besar bagi perkembangan anak. 

“Kegiatan membaca nyaring merupakan salah satu metode pembelajaran literasi yang sangat penting. Melalui membaca nyaring, anak-anak tidak hanya mendengar kata-kata, tetapi juga merasakan ekspresi, intonasi, dan makna yang terkandung dalam bacaan,” ujarnya.

Tamrin menekankan bahwa metode ini mampu menumbuhkan minat baca, memperkaya kosakata, serta membangun keberanian anak dalam mengemukakan pendapat. Ia berharap Bimtek tersebut dapat menjadi gerakan berkelanjutan. 

“Semoga kegiatan ini tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi berlanjut menjadi gerakan bersama. Mari kita jadikan membaca nyaring sebagai bagian dari keseharian di sekolah, perpustakaan, rumah, dan ruang publik,” harap Tamrin.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungpinang, Meitya Yulianty, menyampaikan bahwa Bimtek tahun ini diikuti oleh 150 peserta yang dibagi dalam tiga kategori, yakni guru sebanyak 50 orang, pustakawan dan pegiat literasi sebanyak 50 orang, serta orang tua siswa sebanyak 50 orang. 

“Pembagian kategori ini dilakukan agar praktik membaca nyaring dapat diaplikasikan secara tepat di lingkungan sekolah, perpustakaan, maupun keluarga,” jelasnya.

Meitya menambahkan bahwa membaca nyaring merupakan salah satu kegiatan utama dalam program pengembangan literasi yang dijalankan perpustakaan daerah. 

“Kegiatan membaca nyaring menjadi salah satu cara efektif untuk menumbuhkan minat baca masyarakat. Dengan metode ini, kami ingin membangun budaya literasi yang kuat dan meluas hingga ke seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan Bimtek ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem literasi di Kota Tanjungpinang melalui kolaborasi pemerintah, pendidik, pustakawan, komunitas literasi, serta para orang tua.

Pewarta : Surya 

Berita Terkait