Gelora Jatim Road Show Rakorwil, Sampaikan Pesan Buat Pemerintah

Minggu, 03/10/2021 - 13:35
Ketua DPW Gelora Jatim, Muhammad Sirot

Ketua DPW Gelora Jatim, Muhammad Sirot

Klikwarta.com, Jawa timur - Partai Gelora akan menginjak usianya yang ke-2 pada 28 Oktober mendatang. Untuk itu Partai Gelora merapatkan barisan dan mensolidkan kader dengan melakukan konsolidasi internal dengan mengadakan road show Rakorwil (Rapat Koordinasi Wilayah). Upaya ini dilakukan untuk memenangkan Pileg 2024.

Sekretaris DPW Gelora Jatim, Misbakhul Munir menjelaskan, rakorwil diadakan di setiap dapil, mulai 2 Oktober 2021 hingga 30 Oktober 2021 yang diikuti seluruh pengurus DPD Kab/ Kota dan bacaleg ini dilaksanakan secara Hybrid atau kombinasi langsung dan daring. Rakorwil mengambil  tema; "bersama Rakyat, berjuang Jawa Timur Makmur". Ketua Umum DPN Partai Gelora, Anis Matta hadir secara daring.

"Berjuang bersama Rakyat, menjadi kata kunci isu Rakorwil. Demikian juga, kemakmuran menjadi salah satu misi Partai Gelora," ujar pria yang akrab disapa Gus Misbah, dikonfirmasi, Minggu 3 Oktober 2021.

Sementara itu, Ketua DPW Gelora Jatim, Muhammad Sirot meminta agar kader Gelora menjadi bagian dari rakyat. Salah satu upaya itu dengan mendengar denyut rintihan rakyat dan bergerak membantu mereka yang kesulitan tanpa melihat corak ideologi serta warna pilihan partai politiknya. 

Menurut Sirot, Indonesia, khususnya Jatim harus mampu menghapus penderitaan Rakyat dengan cara berjuang mengubah posisi Indonesia dari negara berkembang menjadi negara maju. 

Salah satu ciri sederhana dari negara maju adalah pendapatan rata-rata rakyat Indonesia bisa meningkat signifikan. 

"Peningkatan pendapatan perkapita  itu artinya setiap individu Rakyat Indonesia mengalami peningkatan kemakmuran. Ekonomi tumbuh, lapangan kerja terpenuhi, bisnis skala besar dan kecil (UMKM) tumbuh pesat," katanya.

Sirot menjelaskan, posisi Indonesia harus diubah dari  negara pengimpor terbesar di dunia menjadi negara pengekspor produk produk domestik, sehingga pendapatan negara dan Rakyat Indonesia berlipat lipat. 

Pemerintah diharapkan mampu konsen menciptakan produk-produk unggulan dalam negeri, lalu dipasarkan diluar negeri, sehingga mendapatkan income berlipat untuk anak negeri. 

Sirot menyebut Partai Gelora berjuang sekuat tenaga menolak perlombaan impor yang dilakukan Pemerintah  saat ini. Baik impor beras, garam, kacang hijau, dan kebutuhan lainnya. 

"Kita punya sumber daya yang luar biasa. Tak perlu beli produk produk luar negeri jika pemerintah punya Goodwill," tutur Sirot 

Ia menilai masalahnya, kebijakan  impor lebih karena kepentingan bagi bagi jatah kue kekuasaan. Mereka yang selama ini menjadi tim sukses dan penyokong dana dalam pilpres dan pileg  mendapatkan jatah impor, meskipun sebenarnya impor tersebut tidak diperlukan. 

"Ini yang harus ditolak. Partai Gelora ingin pemerintah mendahulukan kepentingan 250 juta rakyat daripada kepentingan segelintir bandar dan petualang politik pemeras rakyat," pungkasnya.

Berita Terkait