Inspiratif, Seorang Warga Kampung Mirafan Distrik Aitinyo Utara Kabupaten Maybrat Budidayakan Bunga Pucuk Merah

Rabu, 08/07/2020 - 21:18
Markus Faam.
Markus Faam.

Klikwarta.com, Maybrat Papua Barat - Markus Faan adalah salah satu Warga Kampung Mirafan Distrik Aitinyo Utara Kabupaten Maybrat yang berinsiatif  membudidayakan bunga pucuk merah untuk memenuhi kebutahan ekonominya.

Perlu di ketahui, tanaman pucuk merah yang memiliki nama latin “Syzygium myrtifolium” adalah spesies tumbuhan yang dikenal sebagai tanaman hias yang berasal dari genus Syzygium. Warna tunas daun yang baru muncul memiliki warna merah menyala sehingga tumbuhan ini memiliki sebutan pucuk merah. Warna daun akan berubah perlahan menjadi hijau seiring berjalannya waktu.

Pucuk merah merupakan sejenis tanaman perdu yang biasanya dijadikan tanaman hias di pekarangan rumah, perkantoran dan tempat lainya.

"Saya sudah memulai budidaya pucuk merah ini dari tahun 2018, yang sudah terjual sekitar ada 70 puluh pohon, harganya bervariasi yang tinggi satu meter itu harganya 100.000 dan yang 50 sentimeter harganya 50.000. Budidaya bunga pucuk merah ini dilakukan dengan swadaya, jumlah yang sudah tumbuh pada saat ini adalah 2.600, bibit di beli dari Kota Sorong dan diambil dari buahnya sendiri lalu di koker ” ucap Markus Faan, di Kampung Mirafan Distrik Aitinyo Utara Kabupaten Maybrat, Rabu (08/07/2020).

B

Dia juga mengatakan, tujuan budidaya tanaman ini adalah untuk menambah penghasilan ekonomi secara pribadi maupun warga di Kampung Mirafan Distrik Aitinyo Utara.

“Kami mengajak kepada generasi muda Papua lebih khusus lagi di Kabupaten Maybrat, agar mari mengembangkan potensi dan bakat kita masing-.masing yang sudah diberikan Tuhan, jangan malu memulai hal-hal seperti ini,saya rasa kita pasti bisa kalau kita mau berusaha” cetus  Markus.

Harapannya, semoga ini ada perhatian, khususnya kepada Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Depan Maybrat untuk dapat membantu, baik itu dalam pembentukan kelembagaan atau ada semacam payung hukum dan yang lainnya.

(Pewarta : Imanuel Tahrin)

Related News

Loading...
loading...