'Matikan Covid-19 !'

Jumat, 19/11/2021 - 20:42
LAWAN COVID-19

LAWAN COVID-19

Tekor, Ribet, Cemas, Bahaya !, semua itu karena Covid-19. Semua hal terkait dengannya, semua aktivitas tertaut dengannya dan semua penderitaan seolah juga tertaut dengannya. Rentetan peristiwa dikala Pandemi Covid-19 melanda beberapa tahun terakhir.

Ya, semua itu bagai peristiwa yang menyayat hati dan fikiran. Semua orang terdampak atas kehadirannya.

Bagaimana kita hari ini dan selanjutnya?. Sudahkah beradaptasi atau optimis bangkit pasca pandemi.

Kesehatan dan Ekonomi mutlak menjadi kekhawatiran semua orang. Pandemi Covid-19 membuat kehidupan semua orang berasa dijungkirbalikkan. Efek yang ditimbulkan menjalar setiap harinya. 

Ayo sikapi bersama. OPTIMIS BANGKIT.!

Langkah Pemerintah Indonesia dalam memerangi Covid-19 sudah maksimal. Terlihat bukan hanya dari berbagai kebijakan terkait dampak Covid-19 disektor ekonomi ataupun pencegahannya. Namun, juga dalam hal vaksinasi nasional, sudah melebihi target dari WHO. Hal itu diungkapkan Juru bicara Tim Satgas Penanganan Covid, Prof Wiku Adisasmit baru-baru ini. 

Ia menginformasikan lebih dari 40% dan semuanya sudah 2 kali suntik. Dengan demikian, menurut Prof Wiku, kita bisa bebas dari masa pandemi secepatnya, karena syaratnya adalah minimal 75% orang di 1 wilayah sudah divaksin.

Berdasar data lebih dari 40% yang divaksin berarti hampir setengah dari WNI sudah disuntik, hanya dalam waktu 8 bulan. Selanjutnya, pemerintah target suntikan lebih banyak lagi.

"Ini menjadi kabar baik bagi kita semua", tidak mustahil target vaksinasi ini akan terealisasi lebih cepat. 

Sejalan dengan hal tersebut, apakah kita hanya menunggu dan diam, lupa akan peran kita dalam turut serta memerangi Covid-19? tentu hal itu tidak boleh terjadi. 

Kita harus ikut serta mematikan COVID-19 ini. Ayo tumbuhkan kesadaran bagi kita maupun sekitar kita untuk terus melangkah perangi Covid secara bersama-sama. Cegah penyebarannya (patuhi prokes) dan ikuti vaksinasi secara bertahap. 

Kita cukup tahu dan mengerti, disekitar kita maupun diri kita mungkin masih ada yang belum mau mengikuti vaksinasi covid-19. Alasannya berbagai macam, ya takut, belum sempat atau alasan klasik lainnya. 

Ayo satu gerakan, saling edukasi ikuti vaksinasi, berikan imbauan taat prokes. Jangan diam, kegotong royongan dalam hal ini sangat penting dilakukan. 

Ingat..!!

Dampak pandemi Covid-19 sudah kita rasakan beberapa tahun terakhir. Sisi lain, untuk kita ketahui, informasi terbaru, Covid-19 terus bermutasi. Dari yang awalnya varian alfa, beta, delta, dan terakhir varian mu. Virus hasil mutasi tentu jauh lebih berbahaya karena menyerang 2 kali lebih cepat dan membuat pasien corona menderita lebih lama.

Virus Covid-19 varian delta juga memiliki turunan yakni AY.23, AY. 24, dan AY 4.2. Meski belum diberitakan masuk ke Indonesia, tetapi kita wajib waspada, jangan sampai malah tersebar diam-diam dan menyebabkan serangan corona gelombang ketiga. 

Saat ini kasus covid-19 di Indonesia sedang menurun tetapi kita tidak boleh lengah, karena masa pandemi belum selesai.
 
Andai kata tidak bisa kita matikan, minimal kita bisa kebal terhadap virus ini dengan melakukan vaksinasi dan menjaga prokes. Tentu kita ingin ini semua usai, maka kita semua harus bergerak konsisten dalam berbagai kegiatan Matikan Covid-19 dan semoga varian baru covid-19 itu tidak masuk Indonesia, aamiin.(*)

Oleh: Jansen/Red

t

Berita Terkait